Bubarkan Tawuran Pelajar, Polisi Amankan Empat Buah Bom Molotov

0 401

Heibogor.com – Meski Kepolisian Sektor (Polsek) Gunung Putri telah bersiaga di beberapa titik lokasi yang rawan terjadi aksi tawuran pelajar. Namun ratusan pelajar ini tetap nekat melakukan aksinya, hingga akhirnya terpaksa diamankan bersama barang bukti puluhan sepeda motor, bom molotov, senjata tajam dan kondom, Kamis (07/04/16).

Menurut Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gunung Putri AKP Niih Hadi Wijaya kepada heibogor.com, Jumat (08/04/16) mengatakan, pihaknya sejak kemarin telah mengantisipasi akan adanya aksi tawuran pelajar dari beberapa sekolah.

“Kemarin siang kami sudah mengantisipasi akan adanya tawuran pelajar setelah Ujian Nasional (UN). Begitu melihat adanya kerumunan pelajar, kami segera membubarkannya dan menggiring para pelajar tersebut untuk pulang dengan pengawalan dari pihak sekolah,” pungkasnya.

Namun, lanjut AKP Niih Hadi Wijaya, karena didasari oleh rasa dendam, para pelajar tersebut tetap berdatangan ke wilayah Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor untuk menjalankan aksi tawurannya tersebut.

“Berselang beberapa jam, setelah kami mendapatkan laporan adanya pelajar yang berusaha menaiki Bukit Gunung Putri, petugas segera bergerak untuk melakukan penyergapan,” tuturnya.

Dari penyergapan tersebut Polsek Gunung Putri berhasil mengamankan 34 pelajar beserta barang bukti 32 sepeda motor dan kondom. Tidak hanya itu, petugas Polsek Gunung Putri juga berhasil mengamankan 234 orang pelajar dan sembilan orang diantaranya adalah pelajar wanita yang berasal dari tiga sekolah di Kota Bogor.

Pihak Kepolisian berhasil menyita empat botol bom Molotov, empat clurit besar, satu buah gergaji, dan dua buah kondom. “Seluruh pelajar telah kami amankan di Polsek Gunung putri, namun tidak ada satu pun dari mereka yang mengakui kepemilikan barang bukti tersebut,” ujar AKP Niih Hadi Wijaya.

Hingga dini hari tadi, pihak Polsek Gunung Putri telah melakukan pembinaan dan pengarahan sebelum ratusan pelajar tersebut di pulangkan pada orangtua dan guru dengan membuat surat pernyataan.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.