Ario Danu; Hidup untuk Berkarya

0 663

Heibogor.com – Bagi sebagian orang memiliki prinsip hidup memang penting. Namun, dalam penerapannya hanya sedikit saja yang sesuai dengan makna kehidupan.

Tidak demikian dengan pembalap asal Bogor Ario Danu. Ayah satu anak itu memiliki empat prinsip dalam kehidupannya yakni fokus, awareness, tidak peduli omongan orang lain dan membuat sejarah.

Keempat prinsip itu pernah diterapkannya saat menjabat Event and Promo Manager Graha Andrasentra Propertindo yang menaungi perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR).

Bagi penyuka warna putih dan biru itu perencanaan harus sesuai dengan pengelolaan. Ia menuturkan jika menjalankan suatu hal dengan fokus maka awareness akan datang dengan sendirinya.

Juara Nasional Time Rally tahun 2001 itu yakin dengan langkah yang direncanakannya. Danu yakin selama yakin dengan apa yang dijalani dan tidak peduli dengan omongan orang pasti akan membuatnya menjadi pribadi yang berbeda.

Hal ini dirasakan oleh penyuka musik jazz itu harus mampu menciptakan sesuatu yang baru bukan menjadi followers.

Ditengah kesibukannya bekerja dan menekuni dunia balap, Danu yang tertarik dalam mengembangkan suatu konsep sering kali dianggap sebelah mata. Padahal, kata dia, meski minim pengalaman tapi ada beberapa ide yang dijual.

Disibukkan sebagai konseptor wahana hiburan dan edukasi itu ingin memberikan karya bagi kemajuan Kota Bogor. Dia mencontohkan Kota Bogor harus lebih mengedepankan regenerasi kepemudaan, olahraga dan budaya bisa menjadi sejarah.

Baginya, segala sesuatu jangan terpaku pada instan. Namun, lebih kepada pembentukan konsep dan karakter sehingga jika instan maka hasilnya tidak maksimal tapi sebaliknya.

Pecinta batik itu menuturkan hidup itu untuk berkarya. Bukan sekedar sibuk tanpa makna, lebih kepada aktualisasi yang menjadikan diri sebagi panutan sekitar.

Artinya, selalu belajar dari pengetahuan dan selalu mengingat tokoh yang membesarkan itu panduan setiap kesuksesan agar barokah. Pria yang sudah berkecimpung didunia balap sejak tahun 1992 itu juga selalu ingin budaya Bogor dijadikan sejarah.

Jangan hanya budaya ditampilkan saat momen tertentu saja tanpa adanya sense. Danu menuturkan pentingnya menciptakan sesuatu yang berbeda jangan sama karena Bogor harus memiliki ciri khas tersendiri.

Dari kesukaannya terhadap kuliner, tak membuat pengajar Safety Riding Agricon itu lantas melupakan kampung halamannya. Awalnya,bersama keluarga ingin menikmati masakan khas Jawa yang masih jarang ditemukan di Kota Bogor.

Dari niat itu, awal 2006 ia membuka Resto Solo yang berisikan pelestarian budaya Jawa Tengah. Selain sebagai pengobat rindu juga bahan kesenian. Penggemar fanatik Toyota dan Honda itu ingin tetap melestarikan kebudayaan daerah.

Bagi ia dan keluarga mengutamakan seni budaya lebih penting daripada hanya sekedar mencari keuntungan. (Rahma/RM)

Nama                             : Ario Danu
Tempat Tanggal Lahir     : Jakarta, 19 November 1976
Pendidikan                      : S2 Communication
Pekerjaan                       :-Assisten COO Agricon
-Racing Committe Sirkuit Sentul (Fast Doctor)
-Pemilik Resto Solo

-Anggota Perfect Asia Trio Jazz Band

-Konseptor wahana hiburan edukasi keluarga                                              di beberapa kota.

-Membangun hotel di Solo (lahan keluarga).

-Trainer Defensive Driving Agricon Group.
Alamat                          :Perum Villa Duta Bogor
Hobi                              :Travelling, kuliner, membaca, koleksi barang-                                             barang sport langka.
Warna favorit                 :Putih dan Biru.
Prestasi                         :1994 Best Jazz Piano Player

1995  Best Perform Jazz Band

2001  Juara Nasional Time Rally

2003  Juara Nasional Slalom

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.