Jadi Panitia Jambore Nasional Amerika, Putry Sebarkan Misi Perdamaian

0 826

Heibogor.com – Salah satu anggota Pramuka dari pangkalan SMA Plus YPHB Kota Bogor, telah berhasil menjadi satu dari dua orang Indonesia yang terpilih dalam seleksi langsung Boy Scouts of America.

Dengan terpilihnya menjadi fasilitator sekaligus panitia pemberi materi dalam gelaran International Camp Staff Program atau Jambore Nasional Amerika, tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Putry Istri Syaprilida.

Kesempatan langka ini ia dapatkan setelah menunggu hampir empat bulan lamanya. Sejak Desember 2015 lalu, ia coba mendaftarkan diri dan barulah pada pertengahan April diberitahukan telah lolos.

Putry langsung dijadwalkan untuk berada di Bert Adams Scout Camp di Covington, Georgia pada 30 Mei hingga 23 Juli 2016 mendatang. Menurutnya, Boy Scouts of America memang sudah sering kali menggelar acara ini dan selalu mengundang panitia dari berbagai negara.

Hal ini sebagai upaya membuka diri dalam bertukar pikiran bagi anak-anak pramuka disana tentang negara lain. “Saya disana masuk dalam Department Life Skill (Keahlian Sehari-hari) dan akan mengajar hal tersebut kepada peserta jambore,” ujar Putry saat ditemui di Balai Kota, Selasa (24/05/16) kemarin.

Keahlian sehari-hari yang ia ajarkan antara lain berupa cara pertolongan pertama, dan cara bersosialisasi dengan orang-orang yang berbeda negara. Perempuan kelahiran 30 April 1995 ini menuturkan, kepramukaan merupakan paket komplit dari semua ekskul, sebut saja soal P3K, baris berbaris, kegiatan alam, teknologi hingga tentang dirgantara turut diajarkan.

“Saya ingin menekankan arti kebersamaan kepada anak-anak disana,” terang Putry. Tak hanya itu, ia mempunyai misi memperkenalkan tentang budaya dan kekayaan alam Indonesia yang begitu banyak.

Bahkan, bertepatan dengan bulan suci ramadhan dirinya juga akan menunjukkan diri sebagai muslim kepada orang-orang Amerika yang masih belum menerima keberadaan muslim disana.

Disana ia akan menunjukkan kalau muslim tidaklah seperti yang mereka kira. “Saya disana akan tetap berpuasa, membuka pemikiran mereka tentang seorang muslim kalau muslim tidaklah seperti yang mereka kira dan muslim juga berhak tinggal di Amerika,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.