Bima dan Usmar Didaulat Untuk Melakukan Ritual Budaya Ciam SI

0 326

Heibogor.com – Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wakil Wali kota Bogor Usmar Hariman, didaulat untuk mengikuti prosesi ritual budaya tionghoa ciam si, Selasa (3/3/15) di Vihara Dhanagun Jalan Suryakencana Bogor.

Bima harus didampingi oleh pengurus Vihara Dhanagun dan melempar dua bilah kayu merah. Jika satu bilah kayu akan menghadap ke atas sedangkan lainnya ke bawah, berarti Dewi Kwan Im bersedia menjawab pertanyaan.

Setelah itu, Bima Arya diminta untuk menyampaikan pertanyaan sambil mengocok ciam si. Hanya satu sumpit yang boleh terjatuh, setelah melihat nomor di sumpit itu, Bima mengambil surat bacaan yang tersedia. Yang konon merupakan jawaban dari Dewi Kwan Im.

Surat Bacaan yang didapatkan orang nomer satu di Kota Bogor ini adalah bernomor 24, dengan kalimat “Kalau musim dingin semua pohon-pohon daunnya rontok dan kalang kabutan. Kalau sampai musim semi daunnya tumbuh kembali. Semua kembang-kembang yang tadinya layu sampai jadi segar kembali”.

Menurut salah satu pengurus Vihara Dhanagun, artinya adalah “ini untuk peruntungan, permulaan kurang baik perlahan- lahan bisa mendapat kemajuan” terangnya.

Dalam ajaran Tionghoa, hal ini merupakan satu cara khusus untuk mendapatkan jawaban atas doa bagi kaum Tionghoa yang disampaikan kepada Dewi Kwan Im. Yakni, dengan mengocok ciam si. Cara itu bisa didapatkan di Vihara Dhanagun Bogor. Warga Tionghoa yakin, ciam si adalah cara ampuh untuk menjawab doa dan harapan.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.