Ketahui Dampak Ban Mobil yang Kelebihan Atau Kekurangan Angin

0 588

Heibogor.com – Pemilik mobil umumnya hanya memikirkan penampilan kendaraannya saja. Kebanyakan dari mereka tidak mengetahui efek bila ban kelebihan atau kekurangan tekanan angin. Ban haruslah diisi angin dengan tepat, karena angin-lah yang menopang semua yang ada di atasnya, termasuk badan mobil, orang dan barang.

Dilansir dari queenrides, Sales Training Manager PT Goodyear Indonesia Andry Adam mengatakan, angin lebih atau angin kurang dapat membuat ban rusak. Lebih lanjut, ia menjelaskan dampak dari kekurangan atau kelebihan angin pada ban mobil.

Kelebihan tekanan angin pada ban mobil menyebabkan distribusi berat tidak merata di dalam kendaraan, sehingga menyebabkan kerusakan lebih cepat dan keausan tidak merata, juga memperpendek umur ban.

“Jika kelebihan angin, daya cengkram berkurang, menjadi selip, saat terbentur benda halus pun bisa mudah meledak, dan efeknya keausan tidak normal. Letaknya di bagian tengah, ada force di bagian tengah itu gara-gara ban terlalu melendung karena anginnya terlalu besar,” papar Andry.

Kekurangan tekanan angin bisa menyebabkan peningkatan keausan pada tepi luar telapak atau bahu ban. Selain itu, kekurangan tekanan angin juga dapat menghasilkan panas berlebihan yang mengurangi daya tahan ban.

“Kalau angin kurang, efeknya lebih berbahaya. Semuanya ‘meledak’. Panas berlebihan, benang-benangnya lelah, dan bisa meledak juga. Selain itu, terjadi keausan tidak normal dibagian samping karena bannya melengkung, bagian kanan-kirinya napak ke jalan,” imbuh Andry.

Mulai sekarang, lanjutnya, para pengendara harus membiasakan diri untuk rutin mengecek ban mobil. Dalam satu bulan, angin dalam ban mobil akan keluar sebanyak dua psi keluar melalui pori-pori atau celah kecil.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.