Unpak Teliti Indeks Kepuasan Pelanggan PDAM Tirta Pakuan

0 468

Heibogor.com – Berdasarkan hasil riset dan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Pakuan Bogor  (Unpak) terhadap Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor, Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) untuk jasa pada dimensi reliabilityatau keandalan sebesar 0.74 poin, termasuk dalam kategori memuaskan dan berada pada kuadran possibly overkill.

Sementara, untuk dimensi empati sebesar 0.63 poin, termasuk ke dalam kategori cukup memuaskan dan ada dalam low priority. IKP untuk dimesni responsiveness atau daya tanggap sebesar 0.72 poin dengan kategori memuaskan, ada pada kuadran concentrate here.

Jika dilihat dari dimensi assurance atau keyakinan, bernilai 0.75 poin, yang dikategorikan sangat memuaskan pada dimensi tangible dengan IKP 0.74 poin berada di kuadran keep up the good work.

Dijelaskan oleh peneliti Unpak Ina Sri Sufina Adi, pihaknya membuat kuadran berdasarkan nilai rata-rata, dengan standar tinggi untuk mengetahui apa saja kelemahan yang ada pada PDAM.

Jika digunakan standar perusahaan biasa dengan skala lima, maka sulit untuk mengetahui apa saja yang harus diperbaiki oleh PDAM.

Alhamdulillah kita berhasil menemukan apa yang harus mereka perbaiki, yaitu untuk jasaresponsiveness, sementara untuk produknya mereka harus memperbaiki debit aliran air. Jika melihat kuadran pelayanan terhadapa pelanggan sudah sangat baik ‘exelence’ ada di kuadran penelitian,” kata Ina kepada heibogor.com, Selasa (17/02/15).

Ina melanjutkan, untuk debit aliran air, jika dilihat dari kinerja yang ada dan berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti, yang terjadi pada saat debit aliran air itu tersendat kepada pelanggan.

Masalah itu biasa terjadi pada jam-jam tertentu di mana ada satu waktu pelanggan PDAM Kota Bogor menggunakan air secara serentak, yaitu pada pukul  06.00 pagi hingga pukul 07.00 WIB, berada pada zona 4 dari 6 zona yang ada.

“Zona 4 itu yang banyak masalah, di mana lokasinya juga dataran tinggi, jadi agak berat yabuat urusan debit aliran air di sana, dan sebagian besar rumah di sana lebih dari satu lantai,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Direksi Hendra Setiawan menuturkan, terkait hal tersebut nantinyaquick respon terhadap pelanggan yang akan lebih ditingkatkan serta diperhatikan sehingga ke depan berbagai persoalan yang ada, khususnya terkait dengan pelayanan kepada pelanggan PDAM bisa berkurang.

”Dari sisi lain mengenai jasa tadi katanya tugas PDAM belum begitu cepat menanggapi komplain pelanggan, nah ini tentunya perlu menjadi perhatian buat kami untuk meningkatkanquick respon-nya kepada pelanggan,” tandasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.