H-5 Penerapan SSA, Pemkot Benahi Jalur Alternatif dan Sterilisasi PKL

0 234

Heibogor.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah fokus mensterilkan Pedagang Kaki Lima (PKL) serta membenahi jalur alternatif yang terkena imbas uji coba penerapan Sistem Satu Arah (SSA) di sekitar Kebun Raya Bogor (KRB) dan Istana Bogor pada tanggal 1-4 April 2016 mendatang.

Hal ini dilakukan karena jalur alternatif masih dipadati dengan keberadaan PKL seperti di Jalan Sawojajar, Jalan Dewi Sartika dan Jalan MA Salmun yang diprediksi menjadi pusat kemacetan saat pelaksanaan uji coba penerapan SSA nantinya. Selain itu, Jalan Suryakencana, Jalan Otista, dan Jalan Lawang Seketeng pun menjadi wilayah steril bagi keberadaan para PKL.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, diperlukan kolaborasi semua pihak. Pemkot pun tengah melakukan sterilisasi daerah-daerah yang menjadi jalur altenatif dalam menata PKL.

“Sterilisasi dan penataan PKL seperti di Jalan Sawo Jajar sedang kita upayakan, sehingga nantinya tidak akan muncul persoalan baru. Intinya nanti kita akan uji coba pada tanggal 1-4 April mendatang, kalau sudah di uji coba baru akan kembali dilakukan evaluasi,” ujar Wali Kota Bogor Bima Arya kepada heibogor.com, Sabtu (26/03/16).

Ia optimis bahwa program SSA ini dapat mengurangi kemacetan di pusat kota. Selain itu, penerapan SSA juga merupakan bagian dalam penataan transportasi yang akan segera dibenahi secara bertahap.

“Manfaat dari penerapan SSA sendiri sangatlah banyak dan salah satunya adalah mengurangi beban di kota selama ini, serta memberikan rasa nyaman, melindungi KRB dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat,” ujar Wali Kota Bogor Bima Arya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas, Dinas Lalu Lintas Angkutan dan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor Agus Suprapto mengaku menjelang uji coba SSA ini pihaknya sudah memasang rambu-rambu tambahan. “Beberapa rambu sudah disiapkan dan dipasang,” akunya.

Agus Suprapto menambahkan, rambu-rambu yang dipasang DLLAJ diantaranya rambu perintah, rambu larangan dan rambu petunjuk. Namun untuk Rambu Pendahulu Penunjuk Jalan (RPPJ) sudah dipasang sebanyak 16 buah seperti di Jalan Pajajaran dan di depan Bogor Trade Mal (BTM). “Rambu-rambu yang dipasang saat ini belum permanen, karena untuk sementara waktu hanya akan digunakan selama uji coba nanti,” jelasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.