Jelang Imlek, Pedagang Pernak-Pernik Khas Tionghoa Kebanjiran Pembeli

0 362

Heibogor.com – Sebulan menjelang imlek, pedagang yang menjual alat-alat sembahyang kaum Tionghoa, aksesoris hingga panganan khas imlek, mulai kebanjiran pembeli dari Jabodetabek.

Karyawan Toko Naga Mas, Iqbal mengatakan kepada heibogor.com, menjelang imlek tokonya mulai mengadakan pernak-pernik imlek, seperti kue pia, dodol keranjang, jipang, bunga may hoa, lampu lampion dan aksesoris kambing kayu, Sabtu (17/01/15).

”Untuk makanan khas imlek seperti kue dodol keranjang, jipang dan pia, kami datangkan dari Ciampea, Bogor, Tanggerang dan Cina. Sedangkan pohon hias May Hoa dan skesoris kambing kayu, didatangkan dari Taiwan atau RRC,” ungkapnya.

Toko Naga Mas yang berlokasi di Jalan Surya Kencana ini menjual kue jipang, dodol keranjang, dan pia mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu, sedangkan aksesoris kambing kayu, lampu lampion dan pohon hias may hoa dijual mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 1,3 juta.

Iqbal menjelaskan setiap tahun menjelang imlek Toko Naga Mas kebanjiran pembeli, hingga omzet meningkat hingga 150 persen dari biasanya.

”Sudah beberapa tahun terakhir semenjak Kota Bogor memperbolehkan Karnaval Cap Go Meh, omzet toko menjelang imlek selalu meningkat hingga hampir dua kali lipat. Pembeli kebanyakan kaum Tionghoa yang datang dari Ciampea, Tanggerang, Bekasi dan Jakarta,” jelasnya.

Selain itu, omzet juga datang dari penjualan alat-alat sembahyang, seperti hio, wong sen (surat jalan) dan dupa.

“Mereka sembahyang ke Wihara Danagun dan lainnya di wilayah Sukasari dan samping Ekalokasari Plaza karena vihara yang ada di Kota Bogor merupakan yang tertua dan terbesar.” Pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.