Ini Dia Pengakuan 2 Napi yang Kabur dari Lapas Paledang

0 302

Heibogor.com – Ini pengakuan dua dari tujuh narapidana (Napi) yang sebelumnya telah kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Paledang kelas II A, Kota Bogor, Minggu (13/03/16) kemarin dan berhasil ditanggap kembali oleh jajaran Kepolisian Polsek Citeureup, Senin (14/03/16) pagi.

Penangkapan yang dilakukan aparat gabungan Polsek Citeureup yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Citeureup AKP Raden Dadan Nugraha Gaos ini, telah berhasil menangkap dua dari tujuh napi diantaranya Andre Andriansyah bin Syahril, warga Korong Tanjung Basung I, Desa Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang, Sumatra Barat yang terlibat kasus penganiayaan, serta Ramli bin Mansur, warga Gang Nangka, Desa Karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor yang terlibat kasus pencurian.

Saat dikonfirmasi heibogor.com di tahanan Polsek Citeureup, salah satu napi bernama Ramli menurutkan kaburnya ia dan temannya Andre ke Citeureup. Ia mengaku memiliki rencana untuk menyewa rumah kost-kostan yang berada di daerah Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup.

“Minggu (13/03/16) malam sekitar pukul 02.30 WIB, saya terbangun dan melihat tahanan di kamar atas sudah kosong, lalu saya lihat terali besi sudah jebol bekas gergajian. Tak lama, saya melihat Andre keluar dari lubang tersebut, saya pun mengikutinya,” kata Ramli.

Setelah sampai diluar lapas, lanjutnya, saya segera mencari angkot menuju Citeureup. Karena takut dicari jika pulang ke rumah, Ramli akhirnya memutuskan untuk mencari persembunyian sementara. “Ketika malam tiba, saya dan Andre baru ke Citeureup dan langsung mencari kost-kostan yang kosong untuk tinggal disana,” jelasnya.

“Sesampainya di Citeureup, saya datang ke rumah kost-kostan milik salah satu warga di Kampung Kaum, Desa Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor untuk menyewa salah satu kamar yang kosong,” pungkasnya. Pagi tadi pukul 09.00 WIB, sambung Ramli, saat saya dan Andre berada disebuah warung kopi di Jalan Atom RT 01 RW 01 Desa Karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup, kami pun berhasil ditangkap kembali.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.