Sebanyak 2536 PNS di Kota Bogor Terancam Dipecat

0 508

Heibogor.com – Adanya kebijakan Pemerintah pusat yang akan melakukan rasionalisasi pegawai secara nasional, berdampak kepada 2.536 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Bogor yang berijazah setingkat SD, SMP, dan SMA terancam dipecat.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bogor dari 8.945 PNS tersebut sebanyak 2.059 orang atau 23,0% adalah lulusan SMA, 220 orang atau 2,5% adalah lulusan SMP, dan 257 orang atau 2,9% adalah lulusan SD.

Kepala BKPP Kota Bogor Dwi Roman Pujo mengatakan, pihaknya sudah mengetahui adanya rencana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB), yang akan melakukan upaya rasionalisasi pegawai atau pemecatan masal kepada PNS yang memiliki standar Sumber Daya Manusia (SDM) rendah.

Namun, lanjut Dwi, untuk memastikan maksud target rasionalisasi tersebut, pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari Pemerintah pusat. Karena hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui secara rinci maksud dari rasionalisasi pegawai.

“Saya sudah mendengar dari berita yang beredar, tapi sejauh ini belum ada arahan atau koordinasi dengan Pemerintah pusat terkait rencana ini,” kata Dwi kepadaheibogor.com diruang kerjanya, Senin (07/03/16).

Menurutnya jika kebijakan tersebut  tetap diterapkan maka pihaknya akan memperjuangkan nasib para PNS lulusan SD hingga SMA, agar tetap bekerja sebagai pelayan masyarakat. “Kalaupun memang ada, pasti kami akan perjuangkan dan nanti Korpri yang akan bicara,” jelasnya

Jika rasionalisasi dilakukan, menurutnya akan ada ketimpangan terhadap PNS yang berstrata tinggi lalu kemudian disetarakan dengan pekerjaan yang ditempati.

“Lulusan SD dan SMP kebanyakan bekerja di kebersihan dan di pasar. Tapi kami selalu dorong agar mereka ada peningkatan dari sisi kualitas SDMnya. Misalnya saja untuk SD bisa diikut sertakan untuk mengikuti ujian penyesuaian. Kalau yang SMP disarankan ikut paket C,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.