Terminal LRT Masih Tunggu Keputusan Pemprov dan Kemenhub

0 520

Heibogor.com – Perbedaan perencanaan antara kemauan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Peraturan Presiden (Perpres) No. 98 tahun 2015, menjadi salah satu kendala dalam menetukan kepastian penggunaan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) di Kota Bogor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, terkait persoalan perencanaan proyek LRT, hingga kini masih dikoordinasikan baik dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Menurutnya, keinginan Pemkot untuk menempatkan terminal LRT di Tanah Baru bukan tanpa alasan, karena telah dikaji dan disesuaikan dengan penataan kota.

“Keinginan Pemkot untuk terminal LRT di Tanah Baru, tujuannya untuk mengatasi kemacetan di sekitar Jalan Pajajaran,” jelasnya. Tapi, lanjut Ade, dalam Perpres terminal LRT harus didirikan di Terminal Baranangsiang, karena sudah menjadi peraturan pusat, jadi mau tidak mau harus diikuti. Hingga saat ini masih belum ada keputusan dan masih dikoordinasikan.

“Kami harap dari hasil koordinasi yang masih berjalan ini, menghasilkan keputusan yang baik dan sesuai dengan keinginan Pemkot dalam pembangunan terminal LRT,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.