Hansip Ditiadakan, Pengangguran Diprediksi Meningkat

0 390

Heibogor.com – Pasca keluarnya kebijakan baru Peraturan Presiden (Perpres) No 88/2014 sebagai pengganti Keputusan Presiden (Keppres) No 55/1972, tentang penghapusan hansip atau linmas menambah angka pengangguran di wilayah Kabupaten Bogor.

Kepala Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Sarif Hidayat mengaku ada sebanyak 13 hansip yang aktif di desanya. Menurutnya, kebijakan presiden untuk menghapus pelindung masyarakat ini terlalu prematur. Seharusnya, kata dia, presiden mempertimbangkan jumlah pengangguran.

”Kalau hansip dihapus, otomatis mereka jadi pengangguran. Lalu mau kerja apalagi, karena mayoritas usianya sudah mendekati usia 40 tahun ke atas. Yang ada jumlah pengangguran semakin bertambah,” ujarnya kepada heibogor.com, Jumat (19/09/14)

Namun, meski begitu, Sarip tetap mempekerjakan para hansip ini untuk menjaga desanya. Bahkan ia sempat menunjukan ada beberapa hansip yang setia menjaga kantor desanya.

”Sampai saat ini masih kita pekerjakan, malah baru beberapa waktu lalu masih kami beri gaji. Gaji hansip itu kecil, hanya Rp 300 ribu per bulannya,” pungkasnya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.