Warga Keluhkan Galian Tanah PLN Cileungsi Dibiarkan Menumpuk

0 555

Heibogor.com – Keberadaan galian tanah untuk kabel listrik milik PLN di Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Pasalnya tanah galian yang seharusnya dimasukan kedalam karung, dibiarkan menumpuk berantakan.

Dari tumpukan tanah yang mengering tersebut, debu pun terbawa oleh angin dari kendaraaan yang lewat hingga masuk dan mengotori rumah warga. Seperti warung makanan yang ada di pinggir jalan milik warga, Anisa (32), harus menutup warungnya karena keberadaan galian ini.

Menurut keterangan Anisa, sejak adanya galian tanah untuk kabel PLN, ia tidak bisa membuka warungnya karena galian tersebut tepat berada di depan warung milik dia.

“Memang sih keberadaan warung saya di tanah PU, tapi jangan mentang – mentang bukan tanah saya hingga warung saya tidak bisa buka seperti ini,” kata Anisa kepada heibogor.com, Selasa (07/07/15).

Hal yang sama di ungkapkan, Anto (39), yang juga pemilik warung makanan. Dia mengaku ketika ada galian seperti ini, selalu dibiarkan berantakan. Padahal wilayah Cileungsi daerah panas sehingga tanah bisa tergerus angin dan menjadi debu dan kotoran.

“Sering pak adanya galian baik kabel listrik ataupun telkom dibiarkan berantakan seperti ini padahal seharusnya mengunakan karung agar debu tanah tidak terbawa angin kendaraan yang lewat. Sampai mengotori warung saya ini. Saya sampai beberapa kali nyapuin debu tanah kaca warung sama meja warung,” ujar Anto kecewa.

Dia menambahkan, keberadaan tanah tersebut juga sangat menggangu penguna jalan ketika sore saat jam bubar kerja. Terlebih jalur sepanjang galian merupakan jalur macet, sehingga kemacetan pun bertambah parah dengan adanya galian PLN.

“Jalur ini langganan macet jadi bertambah macet saja karena biasanya kendaraan motor bisa lewat pinggir ini terhalang oleh tumpukan tanah. Kami berharap adanya perhatian dari pihak PLN agar lebih memperhatikan masyarakat banyak dari pada kepentingan perusahaan,” harap Anto.

Sementara itu pihak pekerja galian tanah tidak bisa dikonfirmasi karena tak satupun para pekerja yang bisa memberikan keterangan, pengawas kerja pun tak ada ditempat karena telah meninggalkan lokasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.