Satpol PP Bantah Terima Setoran dari Panti Pijat Plus-Plus

0 545

Heibogor.com – Terkait adanya tudingan masyarakat tentang adanya setoran kepada pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Gunung Putri, dari para pengelola panti pijat plus-plus sehingga mereka bisa bebas beroperasi. Kasi Trantib Satpol PP Kecamatan Gunung Putri, Nuraida membantah adanya hal tersebut.

“Bohong itu, tidak ada setoran Rp 200 ribu perminggu pada saya. Kalau setiap kita melakukan patroli pada panti pijat tersebut setiap malam jumat. Saya akui suka ada pengelola yang kasih uang bensin pada anggota kami, itu juga saya tidak tau berapa jumlahnya karena saya tidak pernah ikut masuk hanya memantau saja dari luar. Silahkan tanya saja keanggota kami,” kata Nuraida kepada heibogor.com, Selasa (07/07/15).

Nuraida menjelaskan, dalam setiap kegiatan Satpol PP pihaknya selalu mengajak rekan wartawan. Hal tersebut menurut dia untuk keterbukaan sekaligus melakukan kontrol sosial.

“Dan juga dalam setiap kegiatan Satpol PP kami selalu mengajak rekan wartawan saudari Yani, tanya saja dia. Dia lebih tau berapa jumlah uang bensin yang diterima. Bahkan saudari Yani pernah menawarkan pada saya namun saya tolak. Karena buat apa uang segitu dari kontrakan saya juga lebih dari segitu,” ujar Nuraida.

Sementara itu terkait jumlah panti pijat di wilayah Kecamatan Gunung Putri, menurut pengakuan salah satu anggota Satpol PP, Iseng, jumlah keseluruhan panti pijat yang ada dari hasil pendataan mereka ada 50 panti pijat. “Itu yang kami ketahui hasil pendataan. Tapi kalo yang bukanya secara sembunyi – sembunyi kami tidak mengetahuinya,” Jelas Iseng.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.