Sirkuit Sentul Tak Jadi Tuan Rumah MotoGP, Bupati Bogor Kecewa

0 527

Heibogor.com – Dibatalkannya Sirkuit International Sentul, Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah ajang MotoGP membuat Bupati Bogor Nurhayanti sedikit kecewa.

Pasalnya, Nurhayanti sudah berencana menyaksikan langsung ajang balapan roda dua ini apabila jadi dihelat di sirkuit kebanggaan warga Bogor ini.

“Saya awalnya ingin menonton langsung ajang MotoGP apabila di gelar di Sirkuit International Sentul, namun karena batal saya juga tidak jadi nonton,” ujar Nurhayanti ketika dihubungi Heibogor.com , Sabtu (06/02/16).

Walaupun sedikit kecewa, mantan Sekda ini melihat keputusan pemerintah pusat adalah opsi yang terbaik bagi semua pihak.

“Saya rasa tidak ada unsur politis dalam pembatalan Sirkuit International Sentul menjadi tuan rumah MotoGP dan alasan pembatalannya ini karena unsur bisnis. Kalau jadi dihelat di Sentul, Bogor pastinya menjadi kebanggaan bagi warga Bogor dan bisa meningkatkan pendapatan asli daerah,” tambahnya.

Sebelumnya, penyelenggaraan MotorGP Indonesia 2017 hingga 2019 batal digelar di Sirkuit International Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hal ini disebabkan karena semua dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak bisa diserahkan kepada pihak swasta, dalam hal ini adalah Sirkuit International  Sentul.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S Dewa Broto mengatakan  Pemerintah mengambil alih gelaran MotoGP ini. ” Sirkuit Internasional Sentul batal jadi calon tuan rumah  MotoGP 2017 di Indonesia dan pemerintah mengambil alih gelaran MotoGP,” ujar Gatot S Dewa Broto.

Rencananya Pemerintah memindahkan ajang kmk ke Sirkuit di Palembang atau membangun sirkuit baru, opsi di Jawa Barat.

Terkait hal ini, Circuit Advisor Sentul Irawan Sucahyono, menjelaskan hal yang paling sulit yakni pada saat Dorna Sport memberikan kalender MotoGP ke Indonesia.

“Harus diketahui bahwa ini atas usaha Direktur Sirkuit Sentul Tinton Soeprapto dan bukannya pemerintah. Kita kaget mendengar kabar seperti itu, sedang mempersiapkan kontrak 30 Januari 2015, tiba-tiba distop,” ungkap Irawan Sucahyono.

Irawan menambahkan, Dorna Sport memilih Sirkuit International Sentul  karena sirkuit ini memiliki nilai sejarah tinggi, Valentino Rossi dan pebalap lainnya pernah juara di Sirkuit Sentul.

“Dengan konsep MotoGP come back to Sentul , Dorna Sport langsung setuju dan memastikan Indonesia jadi tuan rumah 2017,” tandas Irawan.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.