Ade Yasin Kembali Gandeng Bulog Distribusi Bansos Covid-19

0 21

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Bupati Bogor, Ade Yasin menegaskan tidak memutus kerja sama dengan Perum Bulog dalam distribusi Bantuan Sosial (Bansos) tahap II terhadap warga terdampak Covid-19 meski sebelumnya sempat mengatakan akan menggandeng BUMD PD Pasar Tohaga.

Ia juga mengaku pihaknya sudah bertemu dengan pihak Bulog untuk proses pendistribusian bansos berupa beras. “Tidak ada pembatalan, sudah ada pertemuan dengan pihak Bulog,” kata Ade kepada wartawan Senin (13/7/20) kemarin.

Ia menegaskan bansos akan tetap dalam bentuk beras, bukan uang. Ditargetkan tahap II sebanyak 6.000 ton beras untuk 200.000 Rumah Tangga Miskin (RTM). “Bentuknya beras bukan uang, distribusinya bulan ini,” sambungnya.

Sebelumnya, pendistribusian Bantuan Sosial (bansos) berupa beras dari Perum Bulog pada tahap I banyak dikeluhkan kualitas berasnya oleh warga Kabupaten Bogor.

Maka itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor ‘enggan’ menggandeng Perum Bulog untuk pendistribusian beras bandos tahap II. Rencananya, BUMD PD Pasar Tohaga dipercaya untuk mendistribusikan 6.000 ton beras untuk 200.000 Rumah Tangga Miskin (RTM). Di samping itu, ia ingin ada keterlibatan BUMD dalam bantuan sosial penanganan Covid-19.

“Sedang persiapkan, kita ingin lebih lancar dan bagus (kualitas). Pada tahap 2 ini bekerjasama dengan BUMD Pasar Tohaga, penyaluran beras 6000 ton untuk 200.000 RTM. Kita inginkan lewat kualitas bagus harga lebih murah. Kita gantian tidak (distribusi) ke Bulog,” kata Bupati Bogor Ade Yasin, Senin (6/7/20) lalu.

Tinggalkan Balasan