Belajar Online Dinilai Kurang Efektif bagi Siswa Sekolah

0 34

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Atis Tardiana menilai sistem pembelajaran secara daring atau online bagi para murid sekolah kurang efektif.

Menurutnya banyak keluhan dari para guru dan murid melalui pembelajaran secara daring selama masa PSBB diberlakukan. Ada beberpaa hal yang menurutnya Belajar Dari Rumah (BDR) atau secara daring kurang efektif yakni yang utama adalah akses internet.

“Kalau daring secara teknis kurang efektif untuk perkembangan pendidikan anak. Kedua, juga kondisi geografis secara teknis masih banyak wilayah belum terjangkau internet dengan baik,” kata Atis saat dihubungi, Senin (13/7/20).

Selain itu, faktor lainnya yang menjadi kendala adalah tidak semua orang tua murid memiliki ponsel atau teknologi yang mendukung Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring. Terlebih, bagi mereka yang tinggal di kampung jauh dari perkotaan.

“Orang tua murid juga tidak semua bisa memberikan izin kepada anak. Tidak semua orang tua punya aplikasi android (ponsel, red) ya,” ujarnya.

Menurutnya perlu ada kreativitas setiap sekolah untuk mengkolaborasikan sistem pembelajaran secara daring dan luring dalam tahun ajaran baru ditengah pandemi seperti ini.

“Makanya misal dilakukan daring kemungkinan ada fleksibelitas, atau antara daring dan luring disandingkan. Yang bisa daring ya daring, yang luring ya luring,” jelasnya.

Sebelumnya, Atis menyebut sudah banyak stakeholer pendidikan Kabupaten Bogor yang telah siap melakukan proses pembelajaran tatap muka secara langsung.

“Intinya sebagian besar dunia pendidikan sudah siap untuk pembelajaran. Intinya sudah siap protokol kesehatan yang ketat, tapi kita juga harus melihat kondisi ril dilapangan,” kata Atis.

Kesiapan stakeholder dunia pendidikan di Kabupaten Bogor untuk memulai sistem Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka langsung didukung dengan aspek sekolah mulai dari sarana dan prasaran serta protokol kesehatan sesuai SOP yang sudah diterapkan.

Ia mengungkap pada hari pertama tahun ajaran baru Senin (14/7/20) ini proses belajar mengajar masih dilakukan secara daring atau Belajar Dari Rumah (BDR) dan belum ada yang tatap muka secara langsung hingga berakhirnya masa PSBB Proporsional 16 Juli mendatang.

Tinggalkan Balasan