Dinkes Tes Swab Penumpang Bus Baranangsiang, Stasiun Bogor Temukan 2 Orang Positif Covid-19

0 17

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Pemerintah Kota Bogor bersama Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan test swab bagi penumpang bus di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Jumat (10/7/20).

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan, hari ini, ada test swab yang dilakukan untuk penumpang dan supir bus di Terminal Baranangsiang termasuk pedagang di sekitar terminal dengan estimasi 200 orang. Tujuannya sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Jadi, sebagai langkah-langkah antisipatif dan prepentif kami menggencarkan terus test swab di stasiun, terminal dan tempat-tempat umum untuk mendeteksi secara diri potensi penularan Covid-19. Jadi, setiap minggu akan kami gencarkan ini,” kata Bima Arya saat memantau test swab bagi penumpang bus di Terminal Baranangsiang.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Dr. Sri Nowo Retno, MARS mengatakan, ini adalah upaya pemerintah untuk mendeteksi dan menekan penyebaran virus Covid-19. Seperti halnya yang dilakukan di Stasiun Bogor. Karena dua sarana transportasi umum tersebut memilki potensi dalam menyebarkan virus.

Ditanya mengenai hasil swab di Stasiun Bogor kemarin, Dr. Sri Nowo Retno mengungkapkan, dari 155 orang yang mengikuti test swab di Stasiun Bogor pada Selasa (7/7/20) kemarin, 2 penumpang warga Kota Bogor dinyatakan positif. Dua penumpang tersebut adalah pengguna layanan kereta api yang bekerja di Jakarta.

“Kita baru mendapat hasilnya tadi malam, terus kita langsung menghubungi yang bersangkutan. Selanjutnya kita akan melakukan tracing dengan tim lacak di kelurahan,” terangnya.

Kadinkes menyebut, Stasiun Bogor bisa saja menjadi cluster baru dengan ditemukannya dua pasien positif.

“Ya, bisa jadi karena disebut cluster itu, ketika ada dua orang mobilitas dari luar. Artinya ketika ada penumpang KRL yang positif misalnya dua orang atau lebih dan mereka hanya melakukan mobilitas rutin sehari harinya begitu tanpa ada riwayat bepergian ke luar kota atau ke luar negeri maka Stasiun Bogor bisa saja menjadi cluster baru,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan