Dilarang Bawa Masuk Kendaraan ke Dalam Kebun Raya Bogor!

Disediakan Penyewaan Sepeda bagi Pengunjung

0 90

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Demi mengantisipasi membludaknya wisatawan yang datang di akhir pekan, Kebun Raya Bogor (KRB) memberlakukan aturan tidak boleh membawa masuk kendaraan khususnya mobil ke area Kebun Raya di hari Sabtu dan Minggu.

General Manager Operasional Kebun Raya Bogor, Marga Anggrianto mengatakan, aturan ini, diterapkan agar Kebun Raya Bogor tetap menjadi kawasan wisata sehat yang bebas dari polusi, bebas dari kepadatan kendaraan dalan kebun sehingga wisata di tengah pandemi ini tetap sehat.

“Jadi, Sabtu dan Minggu bebas dari kendaraan yang masuk. Kita hanya mengkhususkan bagi pejalan kaki dan pesepeda. Bagi pengunjung yang tidak membawa sepeda, di sini kita menyediakan fasilitas sepeda yang bisa disewa pengunjung,” terangnya, Kamis (9/7/20).

Ia melanjutkan, pada fase uji coba ini, pihak Kebun Raya Bogor mendukung program pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan dan mensosialisasikannya kepada pengunjung KRB. Protokol yang diterapkan yakni membuat lingkaran pembatas untuk pengunjung yang berkelompok termasuk marka di tempat duduk dan di bus wisata. Kemudian menyiapkan spot cuci tangan, memasang spanduk informasi kesehatan di sejumlah titik, melengkapi petugas dan karyawan dengan masker, face shield, sarung tangan, hand sanitizer, thermogun hingga pembelian tiket pun dilakukan secara online di www.kebunraya.id.

“Dalam dua hari ini sejak dibuka pada hari Selasa (7/7/20) kemarin, sudah sekitar seribu pengunjung yang datang. Di sini kita tidak membatasi hanya untuk member saja tapi non member pun boleh dengan ketentuan ada pembatasan jumlah dan kita mengedukasi mereka untuk membeli tiket secara online,” jelasnya.

Marga mengatakan, per harinya pengunjung dibatasi sampai 5 ribu tiket dan hanya melayani pembelian tiket secara online. Lalu dari minggu ini sampai dengan 31 Juli naik menjadi 10 ribu pengunjung per satu waktu. Di fase berikutnya pada bulan Agustus Kebun Raya Bogor memaksimalkan 15 ribu pengunjung dalam satu waktu. Kemudian di bulan September dan berlaku permanen itu 20 ribu pengunjung per satu waktu.

“Pengunjung yang sudah membeli secara online, dia harus register pake kode Quick Response (QR) dan ketika dia keluar harus tape out lagi. Nah, jadi ada data yang live sehingga dapat diketahui berapa data pengunjung yang datang ke Kebun Raya Bogor per harinya,” bebernya.

Sementara, Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko menyampaikan, pembukaan kembali Kebun Raya ini, tentunya melalui persiapan matang dengan penyiapan sarana dan prasarana sesuai protokol pencegahan penularan Covid-19 yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan yang juga berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat.

“Kami berharap pengunjung dapat menyesuaikan dan mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Mari kita sama-sama ciptakan lingkungan Kebun Raya yang sehat, aman, nyaman, juga ramah lingkungan di semua aspek,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan