Keluarga Hajatan Siap Adakan Tes Swab dan Akui Salah Sebabkan Kerumunan Warga

0 18

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Keluarga Surya Atmaja selaku pihak yang menyelenggarakan hajatan mengundang Rhoma Irama mengaku akan bertanggung jawab penuh bilamana terdapat tamu undangan dan warga sekitar yang terpapar Covid-19 akibat kerumunan dari penampilan Rhoma Irama.

Hal ini disampaikan pihak keluarga yakni anak asuh pertama Surya Atmaja sekaligus juru bicara mewakili keluarga, Hadi Pranoto usai ditemui wartawan di Dramaga, Kabupaten Bogor.

“Kalau memang ada yang dikatakan positif, kami akan membantu bertanggungjawab semua masyarakat yang terjangkit yang memang benar hadir. Sampai masyarakat yang terjangkit sembuh total,” katanya, Rabu (1/7/20).

Pihaknya siap bertanggungjawab menggelar rapid/swab tes massal sesuai dengan ketentuan Perbup Nomer 35 tahun 2020 tentang PSBB. Namun, pihaknya mengaku belum mendapatkan arahan dari Gugus Tugas secara langsung. “Dari gugus baru menyampaikan melalui media, belum menyampaikan secara langsung ke keluarga untuk tes,” jelasnya.

Pihaknya siap membantu dan menunggu arahan lanjutan dari Gugus Tugas karena menurutnya tes massal tersebut sebagai keberkahan bagi masyarakat mendapatkan suatu perhatian dari Gugus Tugas. Meski demikian, pihaknya menyarankan untuk menggelar swab tes ketimbang tapid tes lantaran akurasi rapid tes terhadap pasien positif dinilai kurang tepat.

“Kami pihak keluarga menyarankan, jangan rapid tes. Karena rapid tes itu tidak bisa mengidentifikasi orang itu positif atau negatif covid. Saya harapkan melakukan tes swab massal. Sehingga kita bisa bersama-sama melakukan tindakan secara masif untuk menyembuhkannya,” paparnya.

Tinggalkan Balasan