Konser Musik Raja Dangdut Rhoma Irama di Pamijahan Batal

0 21

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Jadwal konser sang Raja Dangdut, Rhoma Irama di Kampung Salak, Desa Cibunian, Pamijahan, Kabupaten Bogor pada Minggu 28 Juni mendatang sempat menjadi buah bibir. Bukan karena hiburan yang akan ditampilkan melainkan karena menggelar acara di tengah Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Apalagi, rencananya penampilan Rhoma Irama dan Soneta Grup akan diadakan di Pamijahan yang diketahui merupakan zona merah penyebaran Covid-19. Menanggapi penolakan dari berbagai pihak termasuk Bupati Bogor, Ade Yasin. Rhoma Irama mengklarifikasi kabar tersebut melalui video yang diunggah di akun Facebooknya pada Rabu (24/6/20) malam.

Dalam video berdurasi 3 menit 9 detik tersebut Rhoma mengatakan penampilannya di Pamijahan merupakan undangan dari salah satu keluarga yang menginginkan kehadirannya dalam acara khitanan anaknya yang akan diadakan Juni nanti sejak direncanakan pada dua bulan lalu.

“Memang pertama Pak Surya Atmaja mengharapkan akan hadirnya Soneta Group pada 28 Juni mendatang pada acara khitanan, pada saat itu sekitar dua bulan yang lalu. Ada rencana mendatangkan soneta pada khitanan,” kata Rhoma dalam video yang diunggah.

Rhoma menjelaskan rencana tanggal kehadirannya ke Pamijahan diharap pandemi COVID-19 telah selesai sehingga suasana kembali kondusif dan ia dapat kembali menggelar konser dalam acara khitanan tersebut. Diketahui nyatanya pandemi belum berakhir hingga kini.

“Tentu dengan harapan saat itu covid-19 telah selesai, bahwa suasana sudah kondusif. Tapi ternyata wabah covid-19 belum selesai. Tentunya kami dari Soneta dan Surya pasti akan membatalkan dan menjadwalkan lagi penampilan Soneta. Apa lagi sekarang sudah ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bogor dan Gugus Tugas bahwa tidak mendapatkan izin penampilan,” terangnya.

Atas keputusan itu, Rhoma Irama meminta para penggemarnya dapat memaklumi kebatalan tersebut. Sehingga, ia meminta semua pihak dapat menghormati anjuran pemerintah untuk tidak berkerumun di tengah pandemi. “Kepada fans Soneta dimohon dimaklumi tidak bisa tampil tanggal 28 juni, Insya Allah kalau sudah kondusif kita akan tampil di Pamijahan. Mari kita hormati anjuran pemerintah, tidak boleh mengadakan keramaian pada saat Covid-19 masih mewabah,” harapnya.

Tinggalkan Balasan