Otak-atik Tanah Liat Jadi Aksesoris Unik Mulles Art Bisa Jadi Pilihan Koleksi Terbaru

0 24

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Di tengah pandemi Covid-19 beberapa pengrajin tetap produktif memproduksi karya. Tak terkecuali bagi Mella, mahasiswa desain grafis asal Cibinong, Kabupaten Bogor ini produktif memproduksi aksesoris unik berbahan dasar tanah liat atau clay.

Mulles Art, begitu nama karya asesoris unik berbahan tanah liat yang tengah ia tekuni sejak awal tahun 2020 ini. Nama unik karyanya tersebut dipilih agar dapat mudah diingat orang. Dari tangan kreatifnya, tercipta asesoris berbagai bentuk mulai dari kalung, cincin, gelang, anting hingga gantungan.

Tak mahal untuk mendapatkan karyanya, cukup merogoh kocek Rp30 hingga Rp40 ribu sudah dapat memiliki satu asesoris berbagai bentuk lucu dan unik sebagai aksesoris tambahan penunjang penampilan.

“Terbuat dari clay atau tanah liat putih, satu produk seharga 30 sampai 40 ribu tergantung bentuk dan ukurannya,” kata Mella di kediamannya Puri Nirwana II Jalan Salak IV blok AT 5, RT 1/10 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (19/6/20).

Biasanya, Mella memasarkan produknya melalui sosial media Instagram @mulles_art, tak jarang dalam sehari terjual 3 sampai 5 pcs ke berbagai daerah di Jabodetabek. Bila kamu ingin memesan bentuk secara custom, jangan khawatir. Mella juga menyediakan bentuk custom sesuai keinginan costumernya.

“Bisa custom juga, proses pemesanannya sampai 3 hari. Cukup hubungi Instagram Mulles Art bila tertarik memesan bentuk custom,” sambungnya.

Mella menuturkan, biasanya dalam sehari dapat menghasilkan sekitar puluhan bentuk asesoris. 1 unitnya hanya membutuhkan waktu 30 menit, kemudian masuk dalam proses pengeringan 1 hingga 2 hari sebelum diwarnai sesuai bentuk.

Dari tanah liat seberat 1 Kg, dirinya dapat menciptakan ratusan bentuk aksesoris. Bahkan, kata Mella, omzetnya dapat mencapai 2 hingga 3 Juta hanya untuk bahan tanah liat seberat 1 Kg atau dalam hitungan bulanan.

Namun, di tengah pandemi seperti ini Mella mengatakan penjualannya sempat menurun akibat terbatasnya pembeli. “Biasanya kan sehari 3 sampai 5 pcs terjual, kalau pandemi seperti ini seminggu paling hanya 1 atau 2 orang saja yang beli. Walau menurun, saya tetap produktif produksi,” ujar Mella.

Selain asesoris unik, Mulles Art juga memproduksi lukisan untuk souvenir, hiasan dinding rumah hingga piagam ucapan selamat dalam bentuk talenan atau cutting board yang biasanya dipakai sebagai alas pemotong buah di dapur dari harga Rp40 hingga Rp90 ribu untuk 1 unitnya.

Tinggalkan Balasan