Nuansa Korea di RS Vania Sambut Pengunjung Pakai Hanbok dan Dokter Kece ‘Hospital Playlist’

Jangan Takut ke Rumah Sakit ya!

0 112

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Selalu ada cara unik untuk tampil beda. Seperti yang dilakukan Rumah Sakit Vania, Jalan Siliwangi, Kota Bogor kembali membuat inovasi baru dalam hal pelayanan kepada warga yang datang berobat.

Inovasi tersebut yakni para petugas medis, dokter hingga asisten dokter mengenakan pakaian tradisional Korea atau yang dikenal dengan nama Hanbok.

Kepala Humas dan marketing RS Vania, Dede Nurhasan Suryadi menjelaskan, inovasi ini, terinspirasi dari film seri televisi Korea “Hospital Playlist”. Jika konsep dokter memakai hazmat superhero diterapkan setiap hari Selasa dan Jumat, konsep bernuansa Korea ini, akan diterapkan setiap hari Rabu dan Sabtu selama jam pelayanan poliklinik.

Adapun petugas yang memakai baju Hanbok itu, sambung Dede, dalam sehari ada 15 orang mulai dari pintu masuk di pos screenning, perawat bagian pelayanan administrasi, pelayanan operasional, pelayanan pasien, marketing hingga seluruh asisten dokter spesialis. Tetapi yang memakai baju Hanbok itu hanya wanita.

“Ini baru kami terapkan. Jadi, nuansa Korea-nya mulai dari pos screenning petugas akan memberi salam dengan bahasa Korea “Annyeong haseyo” di awal perjumpaan untuk menyatakan “selamat pagi, siang, sore ataupun malam”. Termasuk memberikan salam terima kasih “Kamsahamnida” diakhir perjumpaan. Selain itu, di seluruh lantai gedung ini juga disetel lagu-lagu Korea,” bebernya, Sabtu (13/6/20).

Ia menambahkan, bahwa konsep yang dilakukan ini, tetap memperhatikan standar protokol kesehatan yakni menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker, sarung tangan, dan face shield. Di samping juga menyiapkan tempat cuci tangan, membuat batas jarak, hingga membatasi jumlah pasien yang hendak berobat agar tidak terjadi penumpukan.

Sementara, dokter spesialis ortodonti (kawat gigi), drg. Vania R. Setiawan, MARS, Sp.Ort mengatakan, sejak ada Covid-19, warga jadi ragu untuk berobat ke rumah sakit. Apalagi kalau melihat petugas pakai APD kesannya jadi menakutkan. Dari itu, maksud dari konsep Korea ini adalah untuk menghibur dan menghilangkan stigma negatif masyarakat bahwa di tengah pandemi Covid-19 ini, tidak perlu takut datang ke rumah sakit untuk berobat.

“Agar suasana tetap santai dalam memberikan layanan, kita coba buat konsep yang menarik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Biar pasien juga enjoy. Ya, harapan kami ini bisa membawa suasana baru di RS Vania dan warga tidak takut lagi ke rumah sakit,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan