Cara Unik Dokter Erric Layani Pasien di Tengah Wabah Covid-19, Kombinasikan APD dengan Kostum Superhero Ajak Warga Jangan Ragu ke Rumah Sakit

0 50

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Merebaknya virus Covid-19 membuat banyak orang menjadi ketakutan dan resah jika melihat petugas medis datang dengan memakai baju hazmat lengkap dengan kacamata google, sarung tangan dan sepatu karet sebagai alat pelindung diri (APD).

Namun, tak bisa dipungkiri tenaga medis seperti dokter maupun perawat, mereka adalah pahlawan kemanusiaan yang menjadi garda terdepan dalam menangani wabah virus Covid-19.

Untuk menghilangkan ketakutan warga akan tertular virus Covid-19 dan takut datang ke rumah sakit untuk berobat, seorang dokter yang bekerja di Rumah Sakit Vania, Jalan Siliwangi, Kota Bogor, berinovasi dengan baju hazmat yang digunakannya untuk menghilangkan rasa takut pasiennya.

Ia adalah dr. R. Erric. Manibuy, Sp. OT. Dokter spesialis yang menangani poli bedah tulang di Rumah Sakit Vania. Di masa pandemi Covid-19 sekarang ini, Erric sengaja mengubah tampilan baju hazmatnya dengan tokoh-tokoh superhero. Hal itu, dilakukannya selain sebagai upaya antisipasi penyebaran pandemi Covid-19 sekaligus untuk menghibur dan membangun image positif pasiennya dari ketakutan terhadap virus Covid-19 saat berobat ke rumah sakit.

“Dulu sebelum ada Covid-19 kami bekerja asyik-asyik saja bisa berinteraksi dengan warga yang berobat tanpa APD dan rasa takut. Namun, sejak ada Covid-19, warga jadi takut. Kalau saya sebagai pasien melihat pada pake APD itu kesannya jadi menakutkan banget. Jadi, mau ke rumah sakit juga takut,” ungkapnya saat ditemui Jumat (29/5/20).

“Kita sebagai dokter pun punya rasa takut akan ikut tertular. Dokter kan manusia biasa bisa sakit juga. Kita juga jadi takut melakukan pekerjaan kita. Kerja dengan rasa takut kan juga gak enak. Makanya sekarang tenaga medis bekerja pake masker, google, face shield, respirator, hazmat, sarung tangan, boot, sebagai APD kita dalam bekerja. Biar kita juga enjoy menjalani pekerjaan saat memeriksa dan saat pasien berkonsultasi,” tambahnya.

Erric mengatakan, aksi ini, baru berjalan sebulan dan baru pertama kali dilakukan sejak pandemi Covid-19. Ia mengaku, memakai kostum itu setiap hari dengan tokoh superhero yang berbeda beda.

“Kostumnya ganti-ganti setiap hari. Sementara ini, baru ada kostum Darth Vader, Optimus Prime, Batman, dan Iron Man. Lama dipakai saat praktik itu sekitar 3 jam lebih. Kalau pasien lagi kosong dan bisa istirahat helmnya saya buka karena hazmatnya saja sudah bikin gerah. Dan baju yang sudah digunakan selalu disemprot disinfektan serta menggunakan Disinfection UV Chamber serta dicuci bersih. Jadi, ketika saya pulang ke rumah sudah aman,” bebernya.

Ia mengungkapkan, kenapa tema tokoh superhero yang ditampilkan? Karena banyak orang berharap yang bisa menangani dan melawan Covid-19 serta menyelamatkan para korbannya adalah para tenaga medis.

“Dari kecil saya suka tokoh superhero. Dari situ saya berpikir bagaimana kalau pakaian hazmat dikombinasikan dengan kostum superhero yang saya punya. Kostum yang gampang saya bikin sendiri kadang dibantu keluarga. Kalau yang rumit itu pesan. Walaupun kelihatannya baju superhero tapi itu tetap hazmat di dalamnya. Rencananya saya juga mau buat hazmat Spiderman, Ant Man, Robocop, dan Kamen Raider,” katanya.

Ia menambahkan, manajemen RS Vania telah mengizinkan inovasi yang ia lakukan. Respon dari masyarakat pun juga baik dan senang melihatnya. “Kalau pandemi Covid-19 selesai saya ingin terus memakai ini. Enaknya kerja jadi dokter kan itu, gak ada seragamnya. Boleh pakai apa saja. Kalau ada pasien yang sudah terdeteksi positif setelah melewati screenning di depan baru saya ganti dengan APD yang resmi sesuai protokol,” ungkapnya.

Sementara, Kepala humas dan Marketing RS Vania, Dede Nurhasan Suryadi mengatakan, sebelumnya dari direksi dan manajemen merasa ragu apakah masyarakat terima atau tidak. Ternyata tanggapannya baik dan masyarakat juga merasa terhibur dan ceria saat menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Mudah-mudahan dokter yang lain tertarik bisa mengikuti inovasi baru ini.

“Ada rencana beberapa dokter lain dari spesialis anak, spesialis gigi, dan spesialis penyakit dalam, sudah pesan kostum juga. Sehingga saat new normal bisa membawa suasana baru dan menjadi momentum untuk tidak takut lagi ke rumah sakit bagi warga yang ingin berobat ke RS Vania ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan