Jemaah Salat Jumat Bacakan Doa Qunut Bersana Usir Wabah Covid-19

0 9

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Jemaah Masjid Abdurrahman bin Auf di kelurahan Tengah, Cibinong, Kabupaten Bogor mulai menggelar salat jumat dengan membaca doa qunut untuk mengusir wabah virus Corona atau Covid-19.

Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Abdurrahman bin Auf, Sanusi mengatakan doa qunut dibacakan guna meminta pertolongan kepada Allah agar wabah Covid-19 segera berakhir.

“Kita selipkan doa qunut nazilah di rakaat kedua untuk mengusir wabah, kita bersama-sama minta pertolongan. Salat wajib lainnya pun sama kita selipkan doa qunut karena sekarang sedang wabah,” kataya usai salat, Jumat (29/5/20).

Menurutnya, hari ini merupakan kali pertama masjidnya menggelar sholat jumat pada masa penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sebelumnya, kata Sanusi, jemaah tetap datang setiap hari jumat untuk ibadah. Hanya saja diganti salat dzuhur berjamaah, karena jumlah jamaahnya kurang dari 40 orang.

“Kemarin-kemarin tidak dibuka seperti ini. Kalau sekarang orang-orang kantoran juga bisa ikut,” terang Sanusi.

Di samping itu, DKM Abdurrahman bin Auf juga memampang sepanduk dan banner berisi tata cara penerapan new normal di dekat pintu masuk masjid.

Seperti diketahui, Bupati Bogor, Ade Yasin menyebutkan bahwa sejumlah fasilitas umum di Kabupaten Bogor akan dibuka secara bertahap, termasuk rumah ibadah.

“Fasilitas umum akan diperbolehkan beroperasi kembali secara bertahap, seperti rumah ibadah, rumah makan, sekolah, dan yang lainnya, tentu dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Ade Yasin menginstruksikan para camat, lurah, dan kepala desa agar seirama dalam membuka fasilitas umum dan memastikan bahwa di lokasi-lokasi tersebut menerapkan protokol kesehatan antisipasi penularan COVID-19.

“Kita harus betul-betul menjaga, jangan sampai di fase New Normal menyebabkan terjadinya peningkatan lonjakan kasus positif Covid-19. Oleh sebab itu, sosialisasi intensif serta pengawasan yang ketat harus dilakukan,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan