Ibu dan Bayi PDP Covid-19 Berusia 1 Hari Meninggal Dunia

0 18

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Meski penambahan pasien positif Covid-19 tidak terlalu signifikan di Kabupaten Bogor belakangan ini, namun selama empat hari belakangan tercatat ada tiga bayi berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dinyatakan meninggal dunia.

Terakhir berdasar data pada Rabu (27/5/20) pukul 19.00 WIB terdapat dua PDP yang dinyatakan meninggal dunia. Bahkan PDP tersebut adalah ibu dan anak asal Cigudeg.

“Terkonfirmasi dua PDP meninggal dunia, ibu dan anak asal Cigudeg. Perempuan berusia 19 tahun dan anak bayinya berusia 1 hari,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah.

Kasus bayi PDP yang dinyatakan meninggal bukan pertama kalinya dalam catatan Gugus Tugas Kabupaten Bogor, sebelumnya pada Minggu (24/5) kemarin bayi laki-laki berusia satu hari asal Cileungsi juga dinyatakan meninggal dunia.

Tak hanya itu, Selasa (26/5/20) kemarin juga tercatat bayi PDP berjenis kelamin perempuan berusia dua hari asal Ciampea juga dinyatakan tutup usia.

Artinya, tercatat sejak Minggu (24/5) hingga Rabu (27/5) malam ada tiga bayi berstatus PDP yang dinyatakan meninggal dunia.

“Dengan ini sudah ada 93 PDP dinyatakan meninggal dunia di Kabupaten Bogor dari total 1524 kasus dan 1112 lainnya telah selesai pengawasan,” lanjut Syarifah.

Selain itu, terdapat tambahan satu pasien positif asal Ciomas berusia 42 tahun berjenis kelamin laki-laki dan telah dinyatakan meninggal dunia.

Berarti kini terdapat 126 pasien positif aktif di Kabupaten Bogor dari total 181 kasus positif. Dari itu, 13 dinyatakan meninggal dunia, 40 lainnya dinyatakan sembuh dan 2 lainnya dikonfirmasi telah pindah alamat keluar Kabupaten Bogor.

Sementara kini terdapat 234 Orang Dalam Pantauan (ODP) dari total 1535 kasus dan 1.301 lainnya telah dinyatakan selesai pemantauan.

Tinggalkan Balasan