Lebaran di Masa PSBB

0 21

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Mudik adalah ritual yang kita temui setiap tahun di Indonesia. Pergerakan manusia secara besar, secaras ukarela dan suasana sukacita. Ritual besar dalam perayaan besar, perayaan kemenangan setelah melalui serangkaian ibadah selama satu bulan di b7ulan Ramadan. Mudik menjadi agenda setiap orang, sehingga melibatkan setiap dan banyak aktiviras.  Apa yang terjadi saat mudik Antara lain adalah berkumpul di masjid atau tanah lapang untuk sholat id, saling mengunjungi, berkumpul dengan keluarga, dan lain-lain. Tempat wisata, sarana transportasi, pasar, mall tumpah ruah, jalanan macet, jalan tol pun penuh sesak. Makanan, baju baru, bagi-bagi uang, perjalanan, macet, rasanya sudah identik dengan lebaran. Bahkan berkah mudik dan lebaran tidak hanya dirasakan oleh kaum muslim saja, tetapi juga penganut agama lainnya.

Namun lebaran kali ini akan terasa lain. Lebaran dalam situasi pandemic Covid-19, ditengah pelaksanaan pembatasan social berskla besar (PSBB). Bagaimana merayakan lebaran tanpa penularan penyakit COVID-19 tentu ini adalah tantangan. Masyarakat harus tetap dirumah untuk menghentikan penyebaran Covid-19, dan mematuhi aturan-aturan PSBB selama masa PSBB berlangsung.  Lebaran kali ini adalah lebaran yang berbeda, lebaran yang :

– tanpa  berkumpul

Hindari berkumpulnya warga, terutama perkumpulan dalam jumlah yang besar. Jadi tidak ada lagi berkumpul di tanah lapang atau di masjid untuk  sholat id. Tidak ada acara arisan keluarga atau kumpul keluarga besar. Sholat id dilakukan dirumah saja dengan anggota keluarga. Kumpul-kumpul cukup dengan keluarga yang serumah saja. Tidak ada acara halal bihalal seRT, se RW, se kampong, se kantor, tidak ada reuni SD, reuni SMP, atau reuni-reuni yang lainnya. Pokoknya tidak ada kumpul-kumpul.

– tanpa  saling mengunjungi

Tidak usah saling mengunjungi kerabat, teman, tetangga, atau rekan bisnis. Sebaiknya tidak menerima tamu walaupun itu kerabat kita. Sampaikan salam dan ucapan dengan memanfaatkan teknologi. Jika mengantar atau mengirim sesuatu lakukan dengan kurir atau jasa pengantaran.

 

 

– tanpa sungkem dan berjabat tangan

Lebaran kali ini tidak ada sungkeman, tidak ada jabatan tangan. Cukup tanda salam dari jauh saja. Ibu-ibu biasanya tidak hanya bersalaman tetapi juga  cipika cipiki. Lebaran kali ini tidak lagi.

– tidak keluar rumah, keluar kota , ke mall, ke pasar

Fokuskan semua kegiatan untuk dilakukan dirumah.  Kegiatan-kegiatan yang selama ini dilakukan diluar rumah jadi dialihkan untuk dilakukan didalam rumah. Tidak ada kegiatan di luar rumah, tidak mengunjungi mall, pasar, teman wisata, tempat kuliner, tempat nongkrong, atau tempat-tempat lain yang memungkinkan orang berkumpul atau berkerumun atau berdesakan. Jika memerlukan belanja, sebisa mungkin lakukan secara elektronik, atau gunakan jasa pengantaran. Jika terpaksa harus keluar rumah rencanakan sedmikian rupa sehingga tidak lama berada di luar rumah, dan tidak beramai-ramai.

– Tetap menggunakan masker,

Selama berkegiatan, tetap menggunakan masker, untuk melindungi diri sendiri dan orang lain di sekitar kita. Jika tidak ada persediaan masker bedah, gunakan masker kain atau masker buatan sendiri. Saat ini banyak masker dengan model-model yang kekinian. Jika tidak ada masker sama sekali gunakan apa saja, kain, kerudung, saputangan, atau sesuatu lainnya sebagai pengganti masker.

– Tetap jaga jarak

Jika harus berhubungan dengan orang lain, bertemu kawan, menunggu sesuatu, atau antri, lakukan dengan tetap menjaga jarak. Jarak aman minimal  satu meter.

Ya, itulah bedanya lebaran kali ini. Tidak seperti lebaran lebaran sebelumnya, namun semoga berkah lebaran tetap bisa dirasakan oleh semua orang. Dan meski begitu, tidak akan kehilangan momen Lebaran dengan memanfaatkan teknologi. ada baiknya untuk menyiapkan diri dan mengetahui cara bersilaturahmi lewat dunia digital.

Berikut sejumlah aplikasi dan layanan digital yang dirangkum Antara untuk dapat dimanfaatkan menjelang dan pada saat lebaran.

  1. Aplikasi kartu ucapan Lebaran

Kartu Lebaran umumnya dikirimkan kepada relasi, teman dan sanak-saudara menjelang Lebaran. Pengiriman kartu lebaran melalui kantor pos biasanya mulai ramai dua pekan sebelum Lebaran. Pada saat PSBB seperti sekarang ini,  dapat memanfaatkan kartu lebaran digital.

Anda dapat memilih aplikasi-aplikasi cara pembuatan kartu ucapan lebaran tersebut di Play Store. Anda bisa mendesain sendiri kartu ucapan Lebaran dengan berbagai aplikasi. Dan dapat mengirimkan ucapan lebaran anda kapan saja sesuai keinginan.

  1. Stiker/GIF

Jika kartu ucapan Lebaran dirasa kaku, Anda bisa menggunakan cara lainnya untuk bersilaturahmi adalah saling berkirim stiker maupun GIF di aplikasi pesan instan atau di media sosial.

Salah satunya, lewat Instagram, Anda dapat memanfaatkan GIF yang tersedia. Tinggal ambil atau pilih foto atau video yang diinginkan, kemudian klik ikon GIF.  Setelah itu, ketik “lebaran” atau “Idul Fitri” pada kolom pencarian, untuk mendapatkan GIF dengan tema tersebut.

3. Panggilan video

Tidak ada yang menggantikan pengalaman bersilaturahmi secara tatap muka. Meski saat ini tidak dapat dilakukan secara langsung, Anda dapat melakukannya secara virtual dengan memanfaatkan sejumlah aplikasi dan layanan dari perusahaan teknologi. Sejumlah perusahaan raksasa mengembangkan layanan konferensi video yang dapat kita manfaatkan.

Jadi, meskipun sedang PSBB Anda tidak akan kehilangan momen Lebaran. Ada baiknya untuk menyiapkan diri dan mengetahui cara bersilaturahmi lewat dunia digital, tetap sehat dan lebaran dengan cara baru

 

Mei 2020

Seksi Infokes dan humas Dinkes Kota Bogor

Tinggalkan Balasan