RSUD Hentikan Layanan Rawat Inap Non Covid-19

Imbas 51 Orang Nakes Terdapat Hasil Reaktif Setelah Rapid Test

0 58

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan akan menghentikan layanan non Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor. Hal itu dilakukan setelah adanya kabar bahwa sebanyak 51 orang tenaga kesehatan (nakes) dan penunjang yang bertugas di luar pelayanan Covid-19, menunjukkan hasil reaktif setelah menjalani rapid test, guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19,

“Yang ditutup adalah layanan rawat Inap non Covid-19 di RSUD Kota Bogor sampai keadaan lebih aman. Ini masih dalam proses dan nanti dilakukan secara bertahap,” kata Dedie, Rabu (22/4/20). Sementara, Direktur RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir mengatakan, akan melakukan pembatasan secara maksimal untuk pasien rawat jalan non Covid-19.

“Pelayanan yang masih berjalan yaitu Hemodialisa, pasien kanker, dan penyakit kronis yang pengobatannya tidak boleh putus sesuai dengan aturan kemenkes. Selain itu, pasien kedaruratan juga masih akan terus ditangani oleh pihak RSUD Kota Bogor,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan