Sahabat Yogis Salurkan Bantuan APD ke RSUD dan Puskesmas

0 73

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com  –  Aksi kemanusiaan (Charity)  Coronavirus Disease 2019 atau Covid19 Sahabat Yogis Kota Bogor, menyerahkan ratusan bantuan alat pelindung diri (APD) medis ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor dan UPT Puskesmas Bogor Tengah serta Puskesmas Tanah Sareal, secara serentak, Senin (13/4/20).

Ketua Sahabat Yogis Bogor, Mutty Darajat mengatakan, gerakan ini adalah bentuk kepedulian  dari Sahabat Yogis dalam memerangi covid19. Dia menyebutkan, penyerahan bantuan APD kepada tim medis ini juga mengingat begitu besar risiko mereka selama mengobati pasien Covid19.

“Kami juga sangat berterimakasih atas keberanian dan kerja keras mereka,” ungkap dia. Apalagi, sambung dia, dengan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan juga Pasien Dalam Penanganan (PDP) di Kota Bogor semakin bertambah, tak menutup kemungkinan jumlah pasien positif pun semakin bertambah, sehingga, kata Mutty, membuat ketersediaan APD menipis.

Dia berharap, APD ini bisa membantu kinerja dokter, perawat maupun tenaga medis lainnya yang dinilai berisiko lebih tinggi terinfeksi Covid19.

“Dari sinilah kami tergerak dan menggalang donasi secara spontan, alhamdulilah bisa terkumpul,” ujarnya.

Pelaksana kegiatan amal, Evie Alyanti juga berharap, para tenaga medis untuk selalu mengenakan APD saat bertugas, sehingga kesehatannya dapat terus terjaga. “Selain dari pemerintah, dukungan dari berbagai pihak juga harus dibangun untuk mengatasi masalah pandemi ini,” harap dia.

Selain APD medis, Sahabat Yogis juga membagikan masker dan hand sanitizer gratis untuk pejuang nafkah, seperti halnya driver ojek online, tukang becak hingga pedagang-pedagang yang ada di Pasar Jambu Dua.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Sahabat Yogis di bidang bantuan kemanusiaan. Selain itu untuk memututus rantai penyebaran Covid19,” kata dia.

Dia mengimbau masyarakat agar mulai menerapkan dan tertib hidup sehat. Dan yang paling terpenting, Mutty mengatakan, warga yang tidak terdesak keluar rumah agar tetap berdiam diri di rumah. (*)

Tinggalkan Balasan