Kabupaten Bogor Gelontorkan Dana Tambahan Rp200 Miliar Tangani Covid-19

1 89

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menambah anggaran menjadi Rp200 Miliar untuk penanganan Corona Virus Disease atau Covid-19 setelah sebelumnya hanya Rp80 Miliar.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto usai rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan Badan Anggaran (Banggar) pada Rabu (1/4/20) malam.

“Untuk penanganan Covid-19 jangan setengah-setengah kalau 80 Miliar itu sangat jauh dari kurang segera di anggarkan disiapkan 200 Miliar kita minta rinciannya buat apa saja,” ujar Rudy.

Bersamaan itu, pihaknya meminta agar Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) untuk melakukan kajian terhadap dampak retribusi pendapatan daerah ke depan.

“Karena APBD itu harus tepat sasaran. Kedua dari sisi sosial ekonomi bentuknya apa saja. Ketiga ada gak anggaran APBD untuk digelontorkan fungsinya untuk menghidupi masyarakat minimal untuk UMKM,” jelasnya.

Rudy menegaskan agar kajian segera keluar hasilnya paling tidak hari ini atau maksimal besok sudah dapat diputuskan mengingat kebutuhan penanganan Covid-19 sangat serius.

“Terkait penanganan Covid-19 dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Dinas Ketahanan Pangan juga dari beberapa RS kebutuhan anggarannya lebih dari 200 Miliar. Jadi jangan setengah-setengah. Ini krusial dan penting,” tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin menyebut anggaran sebesar 80 Miliar untuk penanganan Covid-19 di Bumi Tegar Beriman.

“Kita juga menganggarkan dana sebesar Rp80 miliar untuk penanganan Covid-19. Anggaran itu dibagi menjadi dua tahap, pertama sebesar 20 miliar, sisanya minggu ini juga sudah bisa dicairkan,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin kepada wartawan di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Senin (23/3/20) lalu.

Dana itu akan digunakan untuk membiayai kegiatan prioritas penanganan Covid-19 termasuk pengadaan alat kesehatan atau Alat pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis.

1 Komen
  1. g nick verlino berkata

    kasian tetangga ga dapat bantuan
    satu rt yg dapat hanya 3 orang itu juga bukan yg susah di bantu kacau .. gimana mau lockdown klo gitu dananya entah kemana

Tinggalkan Balasan