Cegah Penyebaran Covid-19 Kegiatan Keagamaan Dilaksanakan di Rumah Masing-masing

0 98

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Pemerintah Kota Bogor, Forkopimda, MUI Kota Bogor, Dewan Masjid Kota Bogor, Kemenag Kota Bogor dan FKUB Kota Bogor, mengeluarkan surat edaran berisi keputusan bersama terkait situasi dan kondisi Kota Bogor yang telah berada pada Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk perkembangan kasus Covid-19.

Adapun isi keputusan bersama tersebut,
Mengingat:
1. Maklumat KAPOLRI Republik Indonesia;
2. Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020;
3. Hasil Rapat Bersama Pemerintah Kota Bogor, Forkopimda Kota Bogor, MUI Kota Bogor, Dewan Masjid Kota Bogor, Kemenag Kota Bogor dan FKUB Kota Bogor pada hari Senin Tanggal 30 Maret 2020.

Memutuskan:
1. Kepada seluruh DKM di Kota Bogor diminta agar mengganti pelaksanaan Shalat Jum’at dengan Sholat Dzuhur di rumah masing-masing dan mengganti pelaksanaan Sholat Lima Waktu Berjamaah di rumah masing-masing, termasuk kegiatan Ibadah di Gereja, Pura, Vihara, Klenteng dan kegiatan keagamaan lainnya yang dilakukan secara berkumpul yang berpotensi penularan wabah Covid-19 sampai batas waktu yang ditentukan kemudian;

2. Semua pihak bertekad untuk bekerjasama secara maksimal dan terus berkoordinasi mencegah penyebaran Covid-19.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim berharap penyelenggaraan percepatan penanganan wabah penyakit Covid-19 dapat dilakukan secara intensif, total, terpadu, terarah dan semua pihak berkoordinasi serta bersinergi melalui Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kota Bogor.

“Kami berharap agar Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat Covid-19 di Kota Bogor yang ditetapkan mulai 20 Maret sampai dengan 29 Mei 2020 dimaksudkan agar dapat memutus mata rantai wabah penyakit ini melalui pembatasan kegiatan berkumpul, mengurangi pusat kerumunan dan lebih banyak tinggal di rumah,” ujar Dedie.

Berdasarkan keterangan Pers Jubir Pemkot Bogor Untuk Siaga Corona Kota Bogor, data Covid-19 pada Rabu, 1 April 2020 pukul 14.00 Wib

Data ODP, PDP dan Terkonfirmasi Positif Covid-19 Kota Bogor
1. Orang Dalam Pemantauan (ODP) :
– Jumlah : 689
– Selesai : 259
– Dalam Pemantauan : 430

2. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) :
– Total : 51
– Selesai : 7
– Dalam Pengawasan RS : 33
– Meninggal : 11
* 11 Orang yang meninggal dalam Status PDP, saat ini masih menunggu hasil Lab Swab dari Litbangkes Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Dan 2 orang yang meninggal kemarin, saat ini telah Terkonfirmasi Positif setelah Hasil Lab Swab nya diperoleh sehingga menambah Data Terkonfirmasi Positif Covid-19.

3. Terkonfirmasi Positif Covid-19 :
– Jumlah : 28
– Selesai : 0
– Dalam Pengawasan RS : 22
– Meninggal : 6
Keterangan : Terdapat Penambahan Jumlah Pasien Terkonfirmasi Positif 21 orang menjadi 28 orang.

Tinggalkan Balasan