BPBD Cari Anak Hanyut di Ciliwung hingga ke Pintu Manggarai

0 88

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Pencarian anak 10 tahun berinisial G yang terbawa arus sungai Ciliwung di Sukasari, Bogor Timur pada Minggu (29/3/20) kemarin kini dilanjutkan. Setelah pencarian hari pertama (kemarin) sempat ditunda akibat terkendala cuaca.

Hari ini Tim gabungan BPBD Kota Bogor bersama Damkar Kota Bogor, Basarnas, Tagana dan berbagai relawan lainnya kembali melakukan pencarian bocah hanyut di sekitar aliran sungai Ciliwung.

Pencarian dimulai dari titik awal sampai Delima Jaya hingga perbatasan Depok. Kemudian dilanjutkan dari Depok sampai pintu Manggarai, Jakarta.

“Jadi teman teman Damkar dan BPBD Kabupaten Bogor mengarungi dari Delima Jaya sampai perbatasan Depok, terus Basarnas dan potensi di Depok dan Jakarta pencarian dari Depok sampai pintu Manggarai mengunakan perahu karet dan perahu motor,” ucap Danru BPBD Kota Bogor, Maruli Sinambela, Senin (30/3/20).

Meski begitu, mengingat ditengah wabah penyebaran virus Corona (Covid-19) semua petugas tetap mengutamakan SOP dan penerapan Physical Distancing atau jaga jarak fisik serta dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD).

“Kami tetap lakukan pencarian namun jaga jarak juga sesuai SOP pemerintah dengan adanya wabah ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Lurah Sukasari Anjar Apriyana membenarkan bahwa ada seorang anak yang hanyut terbawa arus sungai Ciliwung di wilayahnya sekitar pukul 11.00 WIB.

“Iyaa benar, warga RT 02/04 Babakan Asem, Kelurahan Baranangsiang. Lokasinya di perbatasan Jembatan Sukamulya dan Baranangsiang” ujarnya saat dihubungi wartawan, Minggu (29/3/20).

Anjar menuturkan, dari informasi warga awalnya sekumpulan 7 orang anak-anak tengah bermain di sungai Ciliwung, saat bermain dua orang temannya hanyut terbawa arus. “Jadi ada dua anak yang hanyut. Satu sudah ditemukan dalam keadaan selamat. Satu lagi belum ditemukan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan