Jam Operasional Pasar Tradisional Dikurangi untuk Cegah Wabah Virus Corona

0 85

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) terus gencar melakukan sosialisasi antisipasi pencegahan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terutama di unit-unit pasar tradisional.

PPJ kini mengurangi jam operasional buka dan tutup pasar. Inisiasi ini juga menjadi titik balik kesadaran pengelola dengan pedagang yang saat ini memiliki peran untuk pencegahan yang masif dan berkala.

 

 

 

 

 

 

 

 

Direktur Utama Perumda PPJ, Muzakkir mengatakan, pengurangan jam buka tutup pasar dilakukan agar mempermudah pengelola untuk melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di seluruh unit pasar.

“Sebagai wujud kami dalam membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor soal pengurangan jam operasional pertokoan sehingga untuk jam buka dan tutup seluruh unit pasar ini agar mempermudah dan fokus untuk menstrerilkan lingkungan pasar, dan K3 kami yang bekerja di lapangan mendapatkan waktu yang banyak untuk penyemprotan disinfektan hal ini sudah kami sosialisasikan ke seluruh unit untuk diteruskan ke pedagang,” katanya, Sabtu (28/03/20).

Sementara itu, Kepala Bagian K3 PPJ, Dedi Soeharto menjelaskan bahwa simulasi perubahan jam operasional ini demi kebaikan bersama dan sejauh ini respon para pedagang antusias.

Perubahan jam operasional itu semua unit akan membuka gerbang rooling door nya sesuai dengan jam yang sudah ditentukan. Dia mencontohkan seperti Pasar Gunung Batu yang awalnya buka pukul 5:00 pagi sekarang baru dibuka pukul 7:00 pagi hingga tutupnya pukul 16.00 WIB. “Rata-rata di unit pasar mengurangi jam operasional hanya 1 jam dari biasanya,” imbuhnya. (**/rhm)

Tinggalkan Balasan