Buitenzorg Istirahat Sejenak dari Hiruk Pikuk Aktivitas, Bersatu Lawan Wabah Corona

Mal, Hotel, Tempat Wisata Kompak Tutup Sementara

0 89

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Dalam mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Covid-19, sejumlah pusat perbelanjaan atau mal di Kota Bogor memutuskan menutup sementara kegiatan operasionalnya.

Mal yang memberlakukan penutupan sementara tersebut yakni Mal Botani Square yang melakukan penutupan mulai Kamis (26/3/20) sampai Selasa (7/4/20). Untuk tenant Giant supermarket, dan sebagian farmasi seperti Guardian, Century, Watsons, Tous Les Jours, Mujigae, akan tetap buka setiap hari pada jam 11.00-20.00 WIB. Mal akan dibuka kembali normal pada Rabu (8/4/20).

Kemudian dua mal milik Lippo yakni Lippo Plaza Keboen Raya Bogor dan Lippo Plaza Ekalokasari Bogor, tutup sementara mulai Jumat (27/3/20) hingga Kamis (9/4/20). Namun untuk tenant yang menyediakan kebutuhan dasar seperti Supermarket, Pharmacy, bank, dan restoran tertentu yang menyediakan jasa antar masih akan beroperasi dan melayani dari Senin – Minggu jam 11.00-20.00 WIB.

Selajutnya Mal BTM tutup sementara mulai Sabtu (28/3/×0) sampai Selasa (7/4/20). Operasional mal akan kembali berjalan normal pada Rabu (8/4/20). Disusul Mal PGB yang memastikan tutup sementara mulai Minggu (29/3/20) sampai Kamis (9/4/20). Mal akan kembali dibuka normal pada Jumat (10/4). Sedangkan Mal Plaza Jambu Dua memastikan tutup sementara mulai Senin (30/3/20) hingga Rabu (8/4/20). Adapun untuk kebutuhan pokok seperti supermarket Ramayana dan Indomaret tetap beroperasi. Operasional akan kembali berjalan normal pada Kamis (9/4/20).

Pemerintah Kota Bogor, mengapresiasi keputusan manajemen sejumlah mal di Kota Bogor yang memilih menutup sementara operasional mal, guna mendukung langkah pemerintah untuk bersama-sama mengatasi wabah virus Corona dan lebih mengutamakan kesehatan serta keselamatan pengunjung, tenant, dan staffnya.

Selain pusat perbelanjaan, Pemerintah Kota Bogor juga meminta kepada Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya (Perumda PPPJ) Kota Bogor untuk melakukan penyesuaian jadwal jam buka pasar mulai Senin (30/3/20) sampai Rabu (8/4/20).

Penyesuaian jam buka pasar meliputi;

Pasar Kebon Kembang buka pada pukul 10:00-16:00 WIB

Pasar Baru Bogor dan Pasar Sukasari, pagi buka pukul 09:00-17:00 WIB dan malam pukul 22:00-06:00 WIB

Pasar Jambu Dua buka pukul 14:00-20:00 WIB

Pasar Gunung Batu buka pukul 07:00-16:00 WIB.

Pasar Merdeka pagi hari buka pukul 07:00-12:00 WIB dan malam pukul 22:00-06:00 WIB

Pasar Devris buka pukul 10:00-16:00 WIB

Pasar Tanah Baru buka pukul 15:00-21:00 WIB

Pasar Padasuka buka pukul 05:00-11:00 WIB, serta Pasar Plaza Bogor buka pukul 10:00-17:00 WIB, khusus untuk Yogya buka pukul 10:00-19:00 WIB.

 

 

 

 

 

 

Sementara, untuk usaha perhotelan yang melakukan penutupan sementara antara lain:

1. Aston BNR (till TBA)
2. Hotel 101 (23 Maret onward till TBA)
3. Mirah (23 – 31 Maret)
4. Zest – (1 April onward till TBA)
5. Sahira Ahmad Yani (23 Maret till TBA)
6. Sahira Paledang (23 Maret till TBA)
7. Onih Hotel (23-31 Maret)
8. New Ayuda Bogor (23-31 Maret)
9. Bigland Renotel (23 Maret – TBA)
10. Permata Hotel (23 Maret – TBA)
11. Hotel Ririn (22 Maret – TBA)
12. IPB Convention Hotel (23 Maret – TBA)
13. Grand Savero (24 Maret – TBA)
14. Savero Style (24 Maret – TBA)
15. Royal Djuanda (1 April – TBA)
16. Royal Padjajaran (1 April – TBA)
17. Bogor Icon Hotel Convention (24 Maret – TBA).

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bogor telah menerbitkan surat edaran Imbauan Wali Kota Bogor Nomor: 500/75-Hukum tentang Penghentian Sementara Kegiatan Perkantoran dalam rangka Pencegahan Penyebaran Wabah Covid-19, yang diterbitkan pada 23 Maret 2020.

Surat edaran itu isinya antara lain, meminta perkantoran swasta, pertokoan, dan pusat perbelanjaan, dapat menutup sementara operasional atau mengurangi kegiatannya seminimal mungkin untuk bersama-sama mengatasi wabah Covid-19.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan, pasca ditetapkan status KLB, Pemkot Bogor telah membatasi berbagai kegiatan masyarakat di luar ruangan. Hingga kini, pemerintah terus gencar mensosialisasikan kepada para pelaku usaha tempat hiburan, rekreasi, wisata, dan kuliner agar menyesuaikan kondisi saat ini.

“Kita semua harus kompak kalau mau sama-sama merayakan lebaran. Hari ini sampai menjelang puasa kita berjuang dari rumah masing-masing. Menahan diri, sabar, ikhlas dan tawakal secara berjamaah. Kalau saja semua kompak, insyaAllah puasa dan lebaran bisa kita laksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya. Pesan ini untuk seluruh rakyat Indonesia,” pesannya, Sabtu (28/03/20).

Tinggalkan Balasan