Bangunan Publik Disempot Cairan Penangkal Wabah Virus Corona

0 88

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menyemprotkan cairan disinfektan di 293 titik lokasi. Penyemprotan disinfektan tersebut dilaksanakan oleh aparatur wilayah yang menyasar pada bangunan-bangunan publik, seperti Posyandu, Masjid, Pos Kamling, Kantor RW, sekolah dan bangunan lainnya.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, sejak beberapa hari ini, Pemkot Bogor telah melakukan penyemprotan cairan penangkal wabah virus corona ke sejumlah titik lokasi. Saat ini, pihaknya telah melakukan penyemprotan di 293 titik lokasi yang tersebar di enam kecamatan.

“Hingga saat ini totalnya sudah ada sebanyak 293 titik lokasi yang disemprot cairan disinfektan. Penyemprotan telah dilaksanakan oleh masing-masing wilayah sejak beberapa hari belakangan ini,” ujar Dedie usai mengikuti rakor di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Selasa (24/03/20) sore.

Dari data yang dihimpun, Dedie menyebut, penyemprotan disinfektan di wilayah Kecamatan Bogor Timur telah terlaksana di 93 titik lokasi bangunan dan gedung. Sementara di wilayah Kecamatan Bogor Utara baru dilaksanakan penyemprotan disinfektan 84 titik.

Kemudian, di wilayah Bogor Selatan sendiri sudah melaksanakan penyemprotan di 46 titik dan wilayah Kecamatan Bogor Barat, baru ada 16 titik yang dilakukan penyemprotan disinfektan. Sedangkan wilayah Kecamatan Bogor Tengah, baru menyemprot cairan disinfektan di 28 titik lokasi. Sementara untuk wilayah Kecamatan Tanah Sareal baru dilakukan penyemprotan di 14 titik saja. Semua dilakukan secara parsial.

Di lokasi yang sama, Ketua Pelaksana Gugus Tugas, Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bogor, Irwan Riyanto menambahkan, penyemprotan disinfektan juga tak hanya disebar ke sejumlah wilayah saja. Namun, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bogor pun turut melakukan penyemprotan cairan anti wabah corona hingga ke jalan-jalan protokol di tengah kota.

“Penyemprotan juga dilaksanakan oleh temen-temen dari Damkar, BPBD dan Dinkes. Untuk hari ini saja mereka sudah melakukan penyemprotan ke 12 titik yang meliputi jalan-jalan besar, seperti di Jalan MA Salmun, Jalan Dewi Sartika, Jalan Mayor Oking, Jalan Kapten Muslihat, Jalan Sawojajar, Jalan Suryakencana, dan Jalan Siliwangi,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor ini.

Meski demikian, Irwan mengaku bahwa Pemkot Bogor tidak selalu memiliki pasokan disinfektan. Sebab, bahan dasar dari cairan tersebut terbilang langka. Oleh karena itu, Pemkot Bogor saat ini mulai membuka dan mengaktifkan posko penanganan Covid-19 atau sering disebut Crisis Center yang lokasinya menempati Rumah Dinas Wali Kota Bogor.

“Crisis Center menjadi tempat pemusatan data yang didalamnya terdiri dari sejumlah OPD. Crisis Center juga menerima donasi berupa barang, khususnya peralatan kesehatan untuk disalurkan kepada tenaga medis. Dari 22-24 Maret 2020 ini, kami telah menerima donasi berupa APD sebanyak 1.550 pcs, Masker 3.050 pcs, sarung tangan karet 9.500 pcs, handsanitizer 90 liter dan 100 botol beserta perlengkapan obat-obatan. Barang tersebut, selanjutnya kita distribusikan ke sejumlah Rumah Sakit yang kekurangan barang-barang tersebut,” paparnya.

Tinggalkan Balasan