Bikin Panik Warga Pamijahan Sering Rasakan Getaran Tiap Minggu

Usai Gempa Sukabumi

0 88

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Warga Kampung Cisalada, Purwabakti, Pamijahan, Kabupaten Bogor mengaku sering merasakan getaran tanah setiap harinya, namun warga mengaku tidak mengetahui jelas getaran berasal dari gempa atau faktor lain.

Bupati Bogor Ade Yasin usai meninjau lokasi rumah rusak dan pengungsi bencana di Kampung Cisalada mengatakan bahwa warga setempat kerap merasakan getaran tanah hampir setiap minggunya. Hal itu ia ungkap setelah banyak warga sekitar dan kepala desa yang bercerita kepadanya.

“Sering terjadi getaran di sini, kalau getaran kecil dalam seminggu bisa 2 kali. Bahkan terkadang dalam satu hari bisa sampai 18 kali getaran. Ini tentunya ada faktor X disini dan ini yang harus kita teliti,” kata Ade usai mendengar keluhan warga di Kampung Cisalada, Rabu (11/3/20).

Faktor X itu masih dalam dugaan, ia harap kepada pemerintah pusat untuk dapat berkoordinasi mengkaji hal yang dikeluhkan warga setempat, terlebih, kata Ade di sekitar Kampung Cisalada terdapat kegiatan penambangan yang cukup memiliki dampak mirip gempa bumi.

“Kalau terjadi lagi getarannya saya mohon daerah ini untuk dikaji oleh Pemerintah Pusat untuk mencari penyebabnya,” harapnya. Ade mengaku pihaknya tengah melakukan kajian serupa dibarengi dengan upaya mitigasi bencana. Kedepan ia mengaku akan berkoordinasi kepada pemerintah pusat sekaligus meminta bantuan kepada badan geospasial guna mengecek keluhan warga tersebut.

“Nanti akan koordinasikan dengan pemerintah pusat untuk mengkaji apa penyebabnya. Karena getaran hanya di daerah sini saja,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Yani Hasan mengatakan sebanyak 33 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 132 jiwa warga Desa Purwabakti hingga kini masih mengungsi di tenda darurat akibat rumahnya terdampak gempa. “Ada 33 KK yang mengungsi di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan” kata Yani Hassan di lokasi yang sama.

Dia mengatakan kemungkinan warga terdampak gempa masih mengungsi untuk beberapa hari kedepan hingga pemerintah melakukan penanganan lanjut terhadap rumah-rumah warga yang terdampak. “Kira-kira dua sampai tiga hari. Tenda pengungsian di sini satu, ditempat lain bila perlu, kita sudah siapkan 4 tenda,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan