PPJ Terus Lanjutkan Program Relokasi Sekaligus Atur Zona Dagang PKL Pedati-Lawang Seketeng

0 108

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Keputusan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terhadap pedagang kaki lima (PKL) Jalan Pedati dan Lawang Seketeng bahwa relokasi dilakukan setelah lebaran tidak menyurutkan program KUKM dan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) yang terus fokus menjalankan pelayanan untuk para PKL.

Tidak berselang lama setelah keputusan Pemkot disepakati, para PKL datang untuk mendaftarkan langsung untuk berjualan pada tanggal 6 Maret sesuai yang sudah dijadwalkan.

Data yang sudah masuk melalui dinas KUKM sudah dikunci sekitar 696 pedagang yang berada di Jalan pedati dan Lawang Seketeng tidak bisa berubah sehingga tidak sedikit PKL yang mendaftarkan diri untuk segera merelokasi dagangannya ke lantai 3 Pasar Baru Bogor.

Direktur Utama Perumda PPJ, Muzakkir menyatakan mengenai relokasi ditunda setelah lebaran, namun tetap menjalankan program yang sudah dijadwalkan oleh Pemkot Bogor.

“Kami tetap menjalankan program sesuai jadwal yang ada bahkan untuk pendaftaran TDU yang dilakukan oleh KUKM sudah dimulai dari tanggal 5 Maret di Kelurahan Gudang,” ujarnya, Senin (9/3/20)

Di samping itu, surat dari KUKM batas akhir pendaftaran tanggal 6 Maret 2020. Maka dari itu bagi yang tidak memenuhi syarat TDU, sambungnya, sangat menyarankan untuk segera masuk ke dalam Pasar Bogor lantai 3

“Karena yang terdata dari Dinas KUKM yang bisa mendapatkan TDU hanya 200an PKL yang diperbolehkan berdagang sampai malam takbiran dan tempat akan dirapikan agar tidak terpencar,” tuturnya.

Terpisah, Kanit Pasar Baru Bogor, Maradona menilai pedagang yang mengikuti ketetapan Pemkot dan PPJ akan sangat diprioritaskan keberadaannya karena mereka sudah beritikad baik untuk berjualan yang sesuai dengan tempatnya.

“Saya imbau PKL Jalan Pedati dan Lawang Seketeng yang mengikuti anjuran dari Dinas KUKM agar segera mungkin masuk ke lantai 3 Pasar Bogor, karena unit Pasar Bogor tidak akan mengundi untuk PKL yang berjualan di lantai 3 pasar bogor. Poin penting bagi kami adalah PKL yang berada di wilayah kami akan diawasi oleh aparat terkait dalam melakukan pungli sehingga pedagang tidak harus merogoh kocek yang banyak untuk berjualan di tempat kami,” pungkasnya

(**)

Tinggalkan Balasan