Pelaku Penimbun Masker Raup Untung Besar dari Virus Corona

0 96

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com- Empat orang berinisial MA, MF, DW dan AW ditetapkan Polres Bogor sebagai tersangka tindak pidana perdagangan, terkait penimbunan masker dan cairan pencuci tangan (hand sanitizer) di Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (9/3/20)

Dari keempatnya, salah satu tersangka DW (40) mengaku mendapatkan barang berupa masker dan cairan pencuci tangan dari Pasar Pramuka, Jakarta Timur. “Saya ngambil (beli, red) di Pasar Pramuka, ngambil Rp300 ribu, jualnya Rp315 ribu di sini,” kata DW di Mapolres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Senin (9/3/20).

Bersama ketiga temannya, setelah mendapatkan barang yang menjadi langka tersebut ia menimbunnya di dalam mobil minibus untuk dapat menyetok barang hingga banyak dan menjualnya kembali dengan harga selangit di sekitar Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

DW mengaku melakukan penimbunan masker sejak mulai beredarnya isu virus corona (Covid-19) dan ingin mendapat keuntungan dari peristiwa ini. “Buat dapet keuntungan,” singkatnya.

Selain melakukan penimbunan, keempatnya juga membuat masker yang tidak sesuai standar kesehatan alias masker abal-abal di rumahnya (home industry) sebanyak 950 lusin untuk dijual dengan harga yang lebih mahal dari harga awal Rp6 ribu per lusin menjadi Rp30 ribu per lusin.

Sejumlah barang bukti berupa 5 karung masker, 232 botol hand sanitizer, 336 box masker kesehatan, 950 Lusin masker yang tidak sesuai dengan standard kesehatan berhasil di sita Polres Bogor dari keempat tersangka.

Tinggalkan Balasan