Duh!12 Orang Terciduk ‘Jokowi’ Buang Sampah Sembarangan

0 82

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Pengadilan Negeri Kelas 1A Cibinong, Kabupaten Bogor pada Kamis (27/2/2020) pagi menyidang 26 orang pelanggar Peraturan Daerah (Perda) No. 4 Tahun 2017 tentang ketertiban umum. Termasuk yang menjadi perhatian adalah pelaku pembuang sampah sembarangan.

Dari 26 orang di sidang terdiri dari 14 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang trotoar Jalan Tegar Beriman karema sesuai aturan perda tidak boleh berjualan di trotoar jalan. Sementara, 12 lainnya adalah pelaku pembuang sampah sembarangan di area jembatan kembar Pemda yang terciduk oleh Satpol-PP saat operasi tangkap tangan (OTT).

Kasie Penyelidikan dan Penyidikan Bidang Penegakan Perda Satpol-PP Kabupaten Bogor, Joko Widodo mengatakan 26 tersangka pelanggar perda didenda Rp50 Ribu akibat ulahnya. “Denda untuk pelanggar PKL dan pembuang sampah diputus hakim Rp50 Ribu,” kata pria yang akrab disapa Jokowi itu.

Jokowi mengimbau agar warga Kabupaten Tegar Beriman taat pada peraturan daerah termasuk tidak membuang sampah sembarangan. Terlebih di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bogor. Karena dirinya kerap menemukan banyak pelaku pembuang sampah sembarangan yang berakhir di persidangan.

“Jadi saya imbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan karena ini berlaku untuk semuanya. Siapa saja bisa kena OTT dan berakhir di persidangan,” imbaunya.

Dirinya mengatakan OTT pembuang sampah beroperasi minimal seminggu dalam sekali dalam sebulan penuh dengan operasi hariannya yang diacak agar masyarakat memiliki kesadaran membuang sampah pada tempatnya ketimbang terjaring OTT di berbagai lokasi.

Senada, Bupati Bogor Ade Yasin sebelumnya mengatakan bahwa siapapun yang membuang sampah sembarangan terlebih di area pemerintahan harus dapat tindakan tegas. Peraturan daerah, katanya harus tetap ditegakan sekecil apapun termasuk pelaku yang tak jeranya membuang sampah sembarangan.

“Itu harus ditindak tegas karena tak boleh buang sampah sembarangan, jadi ini termasuk tindakan tegas,” kata Ade beberapa waktu lalu.

Tinggalkan Balasan