Gedung Kelas Tiga RSUD Resmi Dibuka, Wajib Ramah Layani Kesehatan Warga

0 115

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Gedung baru rawat inap kelas III RSUD Kota Bogor secara resmi dibuka. Peresmian dihadiri sekaligus dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Achmad Ru’yat didampingi Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Wakilnya Dedie A. Rachim, Sekda Kota Bogor Ade Syarip Hidayat, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan dan Ibnu Ariewibowo Kusumo, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, Dirut RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir,  Direktur PT TKSU Bambang Suparno dan Direktur Operasional Anwar Ali, pada Kamis (30/1/2020).

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Achmad Ruyat memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bogor yang telah berhasil menyerap bantuan dari APBD Pemprov Jabar sebesar Rp 32 miliar. Ia berharap pelayanan dapat lebih baik dan terus ditingkatkan

“Pemprov Jabar punya kewajiban agar pelayanan kesehatan di kota dan kabupaten bisa dilayani dengan sebaik-baiknya. Jadi, meskipun ini ada di Kota Bogor, masyarakat Kabupaten Bogor yang secara terintegrasi satu kesatuan dengan Jawa Barat, harus bisa dilayani disini,” kata Ruyat sapaan akrabnya usai peresmian di RSUD Kota Bogor, Jalan Semeru No. 120, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Sementara, Wali Kota Bogor, Bima Arya meminta dengan adanya gedung baru ini, peningkatan pelayanan terhadap warga dapat dilayani dengan baik dan maksimal. Bahkan, harus ditanggapi secara darurat atau layaknya pasien VVIP. “Jangan ada lagi aspirasi warga yang mengatakan pelayanan di RSUD kurang baik atau tidak ramah terlebih kepada pasien yang menggunakan layanan kelas 3,” ucapnya.

Bima pun ingin pengelolaan RSUD bisa profesional dan amanah kedepannya. Keuangan yang akuntabel dan sama-sama berikhtiar untuk pembangunan berikutnya. “Ini belum selesai, masih ada tahapan-tahapan berikutnya. Termasuk kebutuhan Alkes nya juga nanti akan dipenuhi. Tadi ada masukan dari Pak Ruyat soal desainnya harus selaras dan terpadu. Nanti kita tindaklanjuti,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menambahkan, pembangunan ini berasal dari uang negara, uang rakyat, jadi diharapkan RSUD bisa memaksimalkan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Tidak ada lagi masyarakat yang tidak terlayani dengan baik, tidak ada lagi penolakan pasien, dan tidak ada lagi pelayanan yang tidak sesuai standar,” tegasnya.

Dirut RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir, mengatakan gedung baru berlantai 4 dengan 264 kamar ini, nantinya akan digunakan untuk melayani pasien BPJS kelas 3. Kemudian, dilengkapi juga ruangan khusus perawatan seperti ruang isolasi dua ruangan, penangan kanker, cath lab jantung, orthopaedic spine (ortopedi) serta ruangan NICU dan PICU. “Untuk total pasien yang bisa dirawat disini diperkirakan sekitar 1.056 pasien. Masing-masing kamar nantinya bisa menampung 4-6 pasien,” bebernya.

Senada, Direktur PT TKSU, Bambang Suparno mengatakan, dengan waktu yang sangat mepet, pembangunan akhirnya bisa selesai. Memang banyak kendala dan hambatan, termasuk waktu yang sangat sedikit, tetapi secara profesional dan berkualitas, pembangunan RSUD Kota Bogor dapat selesai dan bisa dipergunakan sekarang.

Usai peresmian secara simbolis, selanjutnya rombongan meninjau bangunan gedung baru yang memiliki fasilitas layaknya ruangan VIP. Satu persatu ruangan dilihat dan diperiksa, sambil membawa salah satu pasien memasuki ruangan rawat inap kelas III tersebut.

Diketahui, pembangunan gedung rawat inap kelas III RSUD Kota Bogor ini, dilaksanakan oleh PT. Trikencana Sakti Utama selaku kontraktor dengan anggaran pembangunan sebesar Rp 89 miliar dari APBD Kota Bogor dan Pemprov Jabar.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan