Puluhan Sekolah Rusak Akibat Bencana Alam hingga Kini Harus Hentikan Kegiatan Belajar

0 66

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Akibat bencana yang melanda Kabupaten Bogor sejak Rabu (1/1/20) terdapat 34 sekolah di Kabupaten Bogor terdampak bencana banjir dan longsor. Akibatnya, 8.401 murid dan 321 guru belum bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Ke-34 sekolah terdampak bencana tersebut, tersebar di 7 kecamatan. Kecamatan Cibinong, Sukajaya, Citereup, Parungpanjang, Jasinga, Nanggung dan Cigudeg. Dari jumlah tersebut ada yang mengalami kerusakan bangunan, akses menuju sekolah yang terputus hingga dijadikan lokasi pengungsian warga akibat bencana.

Kecamatan Sukajaya menjadi wilayah yang sekolahnya paling banyak terdampak bencana. Tercatat ada 12 sekolah yang terpaksa harus menghentikan kegiatan belajar mengajar hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Atis Tardiana mengatakan bahwa ada 5 sekolah di Kecamatan Sukajaya yang diliburkan karena akses jalan tertutup. Yakni SDN Banar 01, SDN Cileuksa 05, SDN Ciputih, SDN Kiarapandak 02 dan SDN Pasirmadang 02. Sementara 2 sekolah mengalami kerusakan yaitu SDN Banar 02 dan SDN Cileuksa 02.

Di Kecamatan Cigudeg, ada 9 sekolah yang terpaksa menghentikan proses belajar mengajar. Adalah SDN Cigowong 01, SDN Cigowong 03, SDN Sukamaju 03, SDN Bunar 03, SDN Papanggungan, SDN Parakantiga, SDN Sukamaju 01 dan SDN Sukamaju 02. Kebanyakan sekolah tersebut dijadikan lokasi pengungsian warga akibat bencana.

Kemudian di Kecamatan Nanggung, ada 6 sekolah yang menghentikan kegiatan belajar mengajar yaitu SDN Rancabakti, SDN Pasir Peuteuy, SDN Malasari 02, SDN Nangela, SDN Parigi dan SDN Watas.

Selanjutnya, di Kecamatan Citeureup, 3 sekolah tidak bisa menggelar kegiatan belajar mengajar karena diterjang banjir. Yaitu SDN Tajur 02, SDN Citeureup 02 dan SDN Puspanegara.

Di Kecamatan Cibinong, ada 2 sekolah yang juga terdampak bencana. Yakni SDN Cirimekar 02 dan SDN Bedahan 02. Untuk siswa SDN Cirimekar 02 dipindahkan sementara ke SDN Cirimekar 01. SDN Bedahan 02 juga masih terbilang aman untuk kegiatan belajar mengajar.

2 sekolah lainnya yang juga terdampak bencana yaitu SDN Gorowong 05 Kecamatan Parungpanjang dan SDN Kalongsawah 02 Kecamatan Jasinga. Keduanya meliburkan siswa hingga 11 Januari 2020.

Atis berpesan agar siswa yang tidak terdampak bencana agar belajar di rumah hingga 11 Januari 2020 atau hingga keadaan dirasa sudah membaik.
“Karena banyak juga yang akses menuju sekolah terputus,” tukasnya.

Pantauan heibogor.com pada Rabu (8/1/20) salah satu sekolah yang mengalami kerusakan, SDN Banar 02, Desa Pasir Madang keadaan cukup memprihatinkan. Banyak kursi dan meja yang rusak serta lantainya yang dipenuhi tanah liat dan tak adanya listrik serta minim air bersih.

Tinggalkan Balasan