Innalilahi..11 Orang Meninggal Diterjang Banjir, Bogor Siaga 1

0 139

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Intensitas hujan yang tinggi di sekitar Kabupaten Bogor sejak Rabu (1/1/2020) kemarin menyebabkan bencana banjir bandang, pohon tumbang hingga longsor. Selain merusak sejumlah infrastruktur, bencana alam awal tahun ini mengakibatkan 11 orang meninggal dunia.

Hingga kini sebanyak 11 orang meninggal akibat banjir bandang di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor awal tahun 2020 ini. Kabupaten Bogor dinyatakan Siaga 1 Bencana pada Rabu (1/1/2020) sore.

Bupati Bogor, Ade Yasin menyatakan, selain banyaknya laporan bencana yang terjadi, hingga Rabu sore Ade mengungkap sebanyak 11 orang dinyatakan meninggal dunia karena terseret arus sungai yang meluap.

“Saya nyatakan, saat ini Kabupaten Bogor Siaga 1, karena ini sudah sore tapi hujan masih mengguyur,” kata Ade saat meninjau lokasi banjir bandang di Kecamatan Jasinga.

Diketahui kesebelas korban meninggal akibat banjir terbawa arus sungai dan terjadi di berbagai daerah di Kabupaten Bogor. Para korban berasal dari Jasinga (1), Sukajaya (3), Sukamulya (2), Harakat Jaya(1), Cigudeg (2), Nanggung (1) dan Bojonggede (1). “11 orang itu dipastikan meninggal, karena belum ditemukan semuanya karena terseret arus,” jelasnya.

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Bogor ini, kemungkinan jatuhnya korban akibat bencana masih dapat kembali terjadi. “Saat ini teman-teman masih melakukam evakuasi di lapangan. Jadi laporan yang masuk juga masih terus berubah, karena mereka masih fokus evakuasi di lapangan,” kata Ade.

Menurut Ade, banjir bandang di Sungai Cidurian, Jasinga merupakan yang terbesar dalam 10 tahun terakhir lantaran merendam dan merusak ratusan rumah warga sekitar yang berada di 10 desa di Kecamatan Jasinga dan Cigudeg. Ade mengimbau warga menjauhi lokasi ini dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tinggalkan Balasan