Bima Rombak Susunan Kadis, Bogor Harus Berlari Kencang

0 125

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali melakukan perombakan pada susunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kali ini, sebanyak 496 pejabat mendapat rotasi promosi dengan jabatan baru. Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, perombakan ini, diharapkan bisa berdampak positif bagi jalannya roda pemerintahan Kota Bogor pada 2020 mendatang.

“Ini beban berat, supaya Kota Bogor lebih baik. Semoga di tempat yang baru bisa menjalankan tugas dengan baik,” ucap Bima usai pelantikan yang dilangsungkan di halaman plaza Balaikota Bogor, Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (30/12/19).

Diketahui, ada 18 kepala OPD di lingkungan Pemkot Bogor yang mengalami perombakan, baik dirotasi promosi atau berubah nama nomenklatur. Di samping itu, ada lima posisi kepala OPD kosong tanpa pimpinan yakni kepala Dinas komunikasi Informasi dan Persandian (Diskominfostandi), Kepala Satpol PP, kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Nomenklatur yang berubah nama yakni Inspektur Kota Bogor menjadi Inspektur Daerah Kota Bogor, lalu Badan Kepegawaian dan Pendayagunaan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) menjadi Badan Kepegawaian dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dan Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Sedangkan kepala OPD yang digeser yakni Asisten Pemerintahan M Hanafi mengisi kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda), yang sebelumnya diisi Erna Hernawati yang eksodus ke Asisten Umum Setda Kota Bogor. Kemudian jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang sebelumnya dijabat Eko Prabowo, dipindah ke tangan Kepala Satpol PP Hery Karnadi. Eko sendiri dipercaya memimpin kepala Dinas Perhubungan (Dishub).

Sedangkan kepala Dishub Rakhmawati digeser ke Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk-KB), menggantikan Lilies Sukartini yang pindah ke Staf Ahli bidang Ekonomi dan Keuangan.

Anas Rasmana, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UMKM digeser ke posisi Dinas Ketahanan Pangan. Posisinya digantikan Samson Purba, yang sebelumnya kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Mantan kepala DLH, Elia Buntang dipercaya mengisi Kepala Disnaker.

Lalu, Anggraeni Iswara yang sebelumnya menjabat kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengisi kepala Dinas Sosial (Dinsos), menggantikan Azrin Syamsudin yang pindah ke Staf Ahli Kemas dan SDM. Satu posisi Staf Ahli lainnya diisi Shahlan Rasyidi, yang sebelumnya memimpin Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

Sedangkan, jabatan Asisten Pemerintahan diisi Irwan Riyanto, mantan kepala Dinas Pertanian. Mantan kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Denny Mulyadi, digeser ke kepala BPKAD. Terakhir, posisi Denny Mulyadi digantikan M Firdaus, yang sebelumnya menjabat kepala Diskomifostandi.

Usai pelantikan, acara dilanjut keliling dengan bus unchal ke beberapa titik di Kota Bogor yang menjadi fokus di 2020. Di samping itu, dilakukan juga penandatangan MoU dengan Sosro di Jalan Bata Surken terkait program penataan dan pusat kuliner.

Tinggalkan Balasan