Transformasi Logo dan Nama Bank Kota Bogor Bawa Dampak Positif di Era Digital Perbankan

0 51

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Kota Bogor, Ibrahim mengatakan, sejak bertransformasi mengubah nama, logo, dan badan hukum di 2017, banyak perkembangan dan kemajuan yang membawa dampak positif bagi seluruh stakeholders Perumda BPR Bank Kota Bogor.

Menurut Ibrahim, transformasi Perumda BPR Bank Kota Bogor merupakan tuntutan era globalisasi dan digital banking dalam rangka menghadapi persaingan perbankan yang semakin kompetitif.

“Sekarang ini, jumlah BPR se-Indonesia itu ada 1519. Itu sudah termasuk BPR Bank Kota Bogor di dalamnya. Sedangkan di Kota Bogor sendiri ada 34 bank umum, 15 BPR swasta, dan yang tidak bisa dihitung fintech ilegal. Itu menunjukkan persaingan yang cukup ketat. Tapi kami siap bersaing,” kata Ibrahim belum lama ini.

Menghadapi persaingan, lanjut Ibrahim, Perumda BPR Bank Kota Bogor telah melakukan perubahan-perubahan sesuai tuntutan masyarakat dan tuntutan zaman.

“Alhamdulillah selama dua tahun terakhir ini, setelah bertransformasi, kami sudah membangun kantor kas. Kemudian ada mobil kas untuk pelayanan jemput bola kepada nasabah, lalu dalam waktu dekat kita akan meluncurkan ATM cardless sebanyak 4 unit,” terangnya.

Selain itu, perkembangan lainnya, dari trend pertumbuhan aset, Bank Kota Bogor terus meningkat. Tidak ada yang menurun malah disebut sebagai bank sehat dan masuk dalam kategori Buku KU 3 yakni memiliki modal inti di atas 50 miliar. Bahkan, Bank Kota Bogor mendapatkan penghargaan golden awards dari Infobank dengan kelas rangking aset di atas 100-250 miliar.

“Ini adalah penghargaan tertinggi dari Infobank yang telah bekerjasama dengan BI dan OJK. Selain itu, setiap tahun hasil audit kami menyatakan WTP dan dari 100 BPR, kami mendapat bintang lima dari the finance,” bebernya.

Tinggalkan Balasan