Lagi, Buruh Tuntut Bupati Bogor Keluarkan SK Upah Minimum

0 130

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Gabungan buruh dan serikat pekerja Kabupaten Bogor kembali menggelar aksi lanjutan dari sidang dewan pengupahan dan penuntutan upah minimum Kabupaten dan Kota di depan Kantor Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor. Kamis (28/11/19).
Ratusan buruh tersebut menolak adanya surat edaran yang dikeluarkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, juga menolak UMK upah padat karya bagi garmen yang dinilai mereka tidak adil.
“Kami jelas menolak surat edaran yang dikeluarkan oleh Ridwan Kamil, atas pernyataannya untuk penetapan UMK tahun 2020,” kata salah satu orator aksi.

 

Mereka juga meminta agar Pemkab Bogor segera mengeluarkan Surat Keputusan UMK tahun 2020 yang diusulkan oleh para buruh kepada Bupati Bogor Ade Yasin.
“Bupati Bogor harus berani mengeluarkan SK juga penolakan terkait upah padat karya,” teriak orator aksi.
Pantauan heibogor.com hingga siang ini mereka menegaskan ingin bertemu Bupati dan Ketua DPRD dan Kepala Dinasker. Mereka menuntut Disnaker memantau perusahaan garmen di Kabupaten bogor yang dinilai melanggar UU yang berlaku dalam hal upah karyawan.

Tinggalkan Balasan