Cegah Banjir dengan Kolam Retensi Tanah Baru Sedalam 4 Meter

0 60

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan peninjauan ke pembangunan kolam retensi di wilayah Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Selasa (12/11/19). Dalam peninjauan ini, Bima didampingi Kadis PUPR, Chusnus Rozaqi, Camat Bogor Utara, Rahmat Hidayat dan pihak pelaksana kontraktor CV. Ananda Azka Perkasa.

Usai meninjau Bima mengatakan, pembangunan kolam retensi ini bisa menahan sekitar 21 ribu kubik volume air yang akan mengalir ke Jakarta. Pembangunan kolam retensi ini, merupakan bantuan dari Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 10 miliar dan nilai proyeknya hampir Rp 8,8 miliar.

“Ada dua sungai yang akan ditahan oleh kolam retensi ini yaitu sungai Ciheleut dan sungai Tanah Baru. Fungsi retensi ini, untuk mengelola volume air, untuk mengatasi banjir dibeberapa titik dan mengurangi juga volume air yang mengalir ke Jakarta. Jadi, bukan saja mencegah banjir tetapi kolam ini untuk mengurangi air ke Jakarta,” kata Bima.

Bima menjelaskan, pembangunan kolam retensi ini, sudah mencapai 47 persen dengan deviasi 6 persen. Hal itu dikarenakan faktor cuaca, musim penghujan sudah mulai turun di Kota Bogor.

“Targetnya pekerjaan harus selesai tepat waktu. Karena itu, ini harus terus dimonitor dan dilakukan pengawasan di lapangan,” tegasnya.

Persoalan yang harus diantisipasi lanjut Bima, terkait faktor cuaca yang akan mempengaruhi aktivitas pembangunan di lapangan, dan harus ada koordinasi dengan warga soal pekerjaan lembur. “Kalau mau lembur bekerja, warga harus dikoordinasikan dan dikomunikasikan,” ucapnya.

Pembangunan kolam retensi dibangun di atas lahan seluas 1.6 hektare dengan kedalaman empat meter dan luasan kolam 4000 meter persegi. Setelah selesai nanti, disekeliling kolam retensi akan dibangun penghijauan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH)

“Ke depan bisa jadi potensi wisata, apabila sudah selesai ada ruang terbuka hijau yang akan dibangun oleh DLH,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan