Sempur Kini Punya Kampung Germas, Ajak Warga Peduli Kesehatan Lebih Baik Cegah Penyakit Sejak Dini

0 85

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Wali Kota Bogor, Bima Arya meresmikan Kampung Germas di wilayah Lebak Kantin, Sempur, Kota Bogor, pada Sabtu (9/11/19) pagi yang ditandai dengan cap 10 jari tangan wali Kota Bogor di atas batu prasasti. Dalam peresmian ini, Bima didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Rubaeah.

Dikatakan Kadinkes Kota Bogor, Rubaeah, di 2019 ini, sudah dua Kampung Germas di Kota Bogor yang diresmikan. Semuanya ada enam lokasi. Di mana, satu kecamatan satu Kampung Germas.

“Ini yang kedua sebagai pilot projectnya. Kemarin di Gunung Batu. Jadi, kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan penyakit daripada mengobati. Kami harapkan masyarakatnya sudah menerapkan gerakan masyarakat hidup sehat,” kata Rubaeah usai meresmikan Kampung Germas yang dilanjut dengan penebaran benih ikan di Sungai Ciliwung.

Kadinkes mengatakan, ada 10 indikator PHBS, 6 langkah mencuci tangan dan 12 indikator puspk. Tujuannya untuk melihat informasi terhadap masyarakat untuk menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat. Yang dilakukan di Kampung Germas ini, adalah memberikan penyuluhan kesehatan serta menganalisa masalah apa saja yang bisa diintervensi dari bidang kesehatan.

“Seperti tadi ada salah satu keluhan warga tentang masalah pengelolaan sampah. Itu sudah kami tampung. Nanti dikoordinasi dengan lintas sektoral terkait seperti lingkungan hidup, dan PUPR untuk masalah infrastrukturnya,” jelasnya.

Terkait Hari Kesehatan Nasional ke 55, lanjutnya, tema yang diusung yakni SDM unggul Indonesia maju. Jadi, sesuai nawacita Presiden Jokowi ingin mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dan berkualitas sebagaimana yang menjadi prioritas utama di bidang kesehatan dan pendidikan.

“Seperti kata pak wali tadi kalau tidak sehat apa artinya membuat infrastruktur lapangan hijau, membuat sarana-sarana kesehatan kalau tidak bisa jalan tidak bisa bergerak. Itulah pentingnya pencegahan terhadap penyakit dengan penerapan pola hidup bersih dan sehat,” terangnya.

Kadinkes berharap di HKN ke-55 ini, seluruh insan kesehatan terlibat. Karena HKN bukan punya dinas kesehatan tapi punya insan kesehatan dan seluruh masyarakat Kota Bogor.

“Ini yang diberikan contoh oleh insan kesehatan. Dari mulai SMK Kesehatan, Akbid, Akper, seluruh rumah sakit, seluruh profesi dalam bidang kesehatan yang semuanya ada 11 profesi, klinik, dokter, dan bidan. Semua ikut terlibat bergerak bareng-bareng untuk mengatasi masalah kesehatan dalam mewujudkan masyarakat Kota Bogor yang sehat,” pungkasnya.

Sebelum meresmikan Kampung Germas, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor bersama ribuan insan kesehatan, organisasi profesi, siswa sekolah dan masyarakat melakukan senam sehat bersama di lapangan Sempur, dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-55 tingkat Kota Bogor.

Selain senam bersama, dilakukan juga pembentangan giant banner Germas dan HKN bertuliskan “Pola Hidup Sehat Agar Hidup Tidak Sesaat” oleh seluruh perserta senam. Di acara ini, terdapat juga stand-stand RS dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Tinggalkan Balasan