GoJek Ajak Kaum Perempuan Melek Ekonomi Digital

0 57

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Guna mendorong peran perempuan dalam ekonomi digital serta memberikan peluang pendapatan tambahan bagi kaum perempuan di Bogor, GoJek bekerja sama dengan Muslimat Nahdlatul Ulama (MNU) serta badan otonom Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengadakan kegiatan pelatihan bertajuk GoJek Wirausaha kepada 100 ibu-ibu binaan MNU dan PBNU di Hotel Amaris Pakuan Bogor Jalan Pakuan Indah, Baranangsiang, Kota Bogor, Kamis (07/11/19).

Ditemui usai acara, Head Regional Corporate Affairs GoJek, Wildan Kesuma menjelaskan, keterlibatan perempuan dalam dunia bisnis memiliki potensi yang besar dalam perekonomian Indonesia. Namun, masih terdapat beberapa kendala yang dialami yakni kurangnya pengetahuan dalam memulai dan mengelola bisnis. Dari hal itulah perlu diimbangi dengan pengetahuan mengelola bisnis yang tepat.

“Pelatihan ini, memberikan edukasi tentang bagaimana mencari ide dan merencanakan bisnis, serta mengatur keuangan bisnis yang sehat bagi UMKM. Ini adalah kolaborasi antara dua ekosistem besar GoJek dan Muslimat NU yang telah terjalin sejak 2018 untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi umat berbasis digital di Indonesia,” kata Wildan.

Lewat pelatihan berwirausaha dari GoJek, sambungnya, Ibu-ibu anggota MNU bisa memulai usaha dengan memanfaatkan teknologi GoJek, serta bergabung ke Arisan MAPAN di bawah Gojek untuk mendapatkan penghasilan tambahan bersama komunitas sosial secara gotong royong.

Wildan menerangkan, GoJek Wirausaha secara khusus dikembangkan oleh GoJek untuk mengakselerasi UMKM supaya naik kelas dengan memanfaatkan teknologi. Kurikulum GoJek Wirausaha sendiri telah dirancang khusus untuk menjawab banyaknya tantangan yang dihadapi UMKM, di antaranya dalam memulai usaha serta meningkatkan skala bisnisnya melalui teknologi digital.

“Sejak diluncurkan tahun lalu, GoJek Wirausaha telah melatih lebih dari 15 ribu UMKM di 16 kota di Indonesia, melalui kolaborasi dengan 26 komunitas dan institusi pemerintah. Bogor merupakan kota ke-10 untuk pelatihan GoJek Wirausaha khusus bagi anggota Muslimat NU,” ungkapnya.

Bertemakan ‘Cerdas Memulai Usaha’, Gojek Wirausaha berbagi tips cara mengembangkan usaha sekaligus menyediakan sesi berkonsultasi bagi peserta untuk langsung mendaftarkan usaha mereka di platform GoJek. Peserta bisa bergabung menjadi merchant GoFood untuk memperluas jangkauan pasar kuliner, GoPay untuk membuat pembayaran semakin mudah dan transparan, serta Arisan MAPAN untuk merencanakan dan mewujudkan barang impian melalui metode arisan. Kesempatan ini, diberikan agar pelaku UMKM perempuan bisa langsung memasarkan, menjual, dan mengembangkan usahanya secara digital.

Ia membeberkan, banyak manfaat yang dirasakan oleh UMKM yang bergabung dengan ekosistem GoJek. Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) mengungkapkan 93% mitra UMKM GoFood mengalami peningkatan volume transaksi, dan 85% mitra UMKM menginvestasikan kembali hasil penjualan di GoFood ke dalam usaha mereka. Hal ini, memicu mereka untuk terus mengembangkan bisnis dan menjadi naik kelas.

“Kolaborasi kuat dengan Nahdhlatul Ulama tidak terbatas pada pelatihan wirausaha, tetapi juga sedekah digital dengan GoPay. GoJek berkontribusi dalam dua hal utama, meningkatkan daya saing UMKM binaan Muslimat NU melalui pelatihan GoJek Wirausaha, serta mendukung digitalisasi ekosistem Nahdlatul Ulama melalui GoPay. Dengan teknologi kami, GoJek membantu UMKM memperluas pasarnya, membantu pembukuan keuangan, meningkatkan inklusi keuangan, serta menekan biaya operasional dengan adanya layanan yang lebih efisien,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua Harian IV Pengurus Pusat Muslimat NU, Dra Hj Siti Aniroh Slamet Effendy mengapresiasi kerja sama yang dilakukan GOJEK dengan Muslimat NU. Misi GoJek untuk menciptakan dampak sosial-ekonomi yang positif bagi pengguna sejalan dengan Muslimat NU untuk menjadi wadah peningkatan peran wanita dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan potensi dirinya.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anggota kami yang kebanyakan ibu-ibu beserta keluarganya dapat membantu perekonomian Bogor serta dapat meningkatkan penguatan peran perempuan sebagai pelaku UMKM,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan