BNN RI Adakan Pelatihan Bertaraf Internasional Bangun Kerjasama Antar Badan Hukum

0 55

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menyelenggarakan pelatihan bagi penegak hukum narkotika internasional atau yang disebut dengan “International Training For Law Enforcement (INARCELL) di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN, Lido, Sukabumi, dari tanggal 4 -13 November 2019.

Kepala Biro (karo) humas dan protokol BNN RI, Brigjen Pol Sulistyo Pudjo menjelaskan, pelatihan ini, bertujuan untuk meningkatkan kerja sama di bidang intelijen dengan seluruh negara yang terlibat dalam kegiatan.

Adapun aparat penegak hukum narkotika yang mengikuti kegiatan INARCELL ini berasal dari negara Arab Saudi, Timor Leste, Kamboja, Thailand, Brunei Darussalam, Kolombia, Papua Nugini dan Seychelles (negara kepulauan yang terletak di Samudera Hindia).

“Sebagai tuan rumah pada kegiatan INARCELL, BNN juga bersinergi dengan kementerian/lembaga terkait, seperti Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kejaksaan Agung, Direktorat Jenderal Imigrasi, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Badan Keamanan Maritim (Bakamla), dan Polri,” kata Sulistyo Pudjo dalam siaran persnya.

Ia menjelaskan, berbagai materi yang akan disajikan selama sembilan hari ke depan di antaranya adalah Informan Handling, Dark Web, Analisis Pencucian Uang, Hand Writing Analysis, Mutual Legal Assistance, Extradition, dan Operasi Interdiksi Terpadu yang berkaitan dengan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Di sini kita akan mendapatkan pemahaman yang sama dan dapat bertukar informasi tentang permasalahan jaringan dan profiling serta situasi terkini tentang narkotika secara nasional maupun internasional,” terangnya.

Ia menambahkan, materi tersebut akan disampaikan oleh instruktur profesional dari berbagai lembaga penegak hukum nasional maupun internasional, yaitu Drug Enforcement Administration (DEA), Australian Border Force (ABF), United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), NZ Police, BNN, Polri, Kementerian Hukum dan HAM, dan Kementerian Keuangan.

Pelatihan internasional ini merupakan implementasi serta tindak lanjut dari MoU yang telah dibuat BNN dengan negara mitra serta kementerian/lembaga terkait sebagai wujud komitmen bersama dalam P4GN.

“Bagi Indonesia, pelatihan gabungan bertaraf internasional ini, adalah salah satu bentuk upaya dalam memperkuat Rencana Aksi Nasional yang telah disusun dalam rangka penanganan permasalahan narkotika di Indonesia,” pungkasnya.

Berikut daftar tamu asing yang hadir mengikuti INARCELL

1. Juan Pablo Osorio Jaramillo – Second Secretary and in charge of Consular Affairs, Colombian Embassy
2. Nestor Franco – Assistant of Colombia Embassy
3. Bryan Barger – US DEA Country Attache
4. Collie Brown – Country Manager and Liaison to ASEAN United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC)
5. Superintendent Benjamin Honey – Acting Counsellor Australian Border Force
6. Morag Mcgowan – AFP Liaison Officer
7. Lukman Anas – AFP Senior Investigative Assistant
8. Jordy Pratama – Deputy Consul General of Seychelles
9. Budi Harjanto – Seychelles’s Deputy of Social and Culture
10. Metty Wardhani – Senior Program Manager
11. Steven Napitupulu – Program Manager

 

Tinggalkan Balasan