Kesal Dihadang Ikut Demo ke Jakarta, Ratusan Pelajar Gabungan Nekat Rusak Mobil Polisi

0 141

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Sebanyak 132 pelajar gabungan dari Kota dan Kabupaten Bogor yang akan melakukan aksi demo di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/09/19) kmarin diamankan di Polresta Bogor Kota. Mereka diamankan karena melakukan penyerangan dan pengrusakan terhadap satu mobil dinas Kasat Lantas Polresta Bogor Kota.

Paur Sub Bag Humas Polresta Bogor Kota Ipda Desty Irianti menjelaskan, dari Kota Bogor ada 30 pelajar dari 12 sekolah. Sedangkan dari Kabupaten Bogor ada 102 pelajar dari 21 sekolah. Jika di total ada 132 pelajar dari 33 sekolah. Mereka tidak hanya pelajar SMK tapi ada juga dari SMA, Madrasah, SMP, hingga sekolah paket C dan 1 orang alumni.

Ia menerangkan, para pelajar itu, secara spontanitas menyerang dan mencoba merusak mobil Kasat Lantas Polres Bogor Kota, Kompol Fajar Kuncoro, yang melintas di Jalan Djuanda. Kejadian itu, mengakibatkan body mobil bagian depan dan belakang rusak serta kaca spion pecah.

“Setelah kami amankan dan dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan barang-barang berbahaya yang dibawa oleh pelajar seperti sajam maupun narkoba. Semalam kita koordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua untuk datang ke kantor menjemput anaknya,” terangnya saat dikonfirmasi, Kamis (26/9/19).

Untuk terduga pelajar yang melakukan tindak penyerangan Kasat Lantas Polres Bogor Kota, Desty menuturkan, pihaknya masih mendata dan meminta keterangan dari para pelajar tersebut. Nanti yang terduga akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dikatakan sebelumnya oleh Ketua Satgas Pelajar Kota Bogor, Mohammad Iqbal, awalnya mereka berkumpul di Stasiun Bogor, pada Rabu (25/9/) siang. Mereka tiba di stasiun secara bertahap. Saat mereka mengantri membeli tiket kereta untuk berangkat ke Jakarta langsung dihalau petugas Satgas Pelajar dan polisi. Ratusan pelajar berseragam sekolah putih abu-abu ini, kemudian digiring dan dikumpulkan di depan stasiun.

“Mereka kita berikan arahan dan masukan supaya tidak berangkat demo ke Jakarta. namun para pelajar bersikukuh untuk pergi ke Jakarta. Petugas akhirnya membubarkan paksa para pelajar itu untuk pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya di Stasiun Bogor.

Para pelajar meninggalkan lokasi dengan cara berjalan kaki melintas Jl Kapten Muslihat dikawal oleh Quick Respon Polsek Jajaran. Informasi yang dia terima, para siswa dari Kota dan Kabupaten Bogor ini, terpengaruh ajakan pelajar dari luar Bogor melalui media sosial.

Tinggalkan Balasan